BJB

Gelombang Tinggi, Nelayan Diminta Waspada

Gelombang Tinggi, Nelayan Diminta Waspada

Perahu nelayan di Lebak Selatan terbawa ombak tinggi hingga ke daratan, Minggu (12/7). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak meng­imbau kepada seluruh nelayan dan ma­syarakat pesisir pantai seperti Kecamatan Bayah, Wanasalam, Cihara, serta Pangga­rangan untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena, gelombang laut selatan cukup tinggi mencapai 1,5 – 2,5 meter, sehingga berpotensi membahayakan jiwa.

Sukanta, Kepala BPBD Kabupaten Lebak mengatakan, imbauan ini dikeluarkan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pe­ringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan selama tiga hari ke depan.

"Peringatan BMKG berlaku mulai tanggal 12 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 15 Juli 2026 pukul 07.00 WIB," katanya kepada wartawan di Rangkasbitung, Minggu (12/7).

Dalam periode tersebut, kata Sukanta, tinggi gelombang di perairan selatan Banten diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. Sehingga, kondisi tersebut berpotensi dapat mengganggu aktivitas kapal nelayan, perahu tra­disional, hingga aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan pantai.

"Kami tidak akan bosan-bosan untuk terus mengimbau kepada masyarakat pesisir pantai, agar waspada dengan gelombang tinggi, karena jika tidak waspada, gelombang laut selatan sangat ganas dan membahayakan," ujarnya.

Menurut BMKG, wilayah yang diprediksi mengalami gelombang sedang meliputi Perairan Selatan Lebak, Per­airan Selatan Pandeglang, serta Selat Sunda bagian barat wilayah Pandeglang. Pening­katan tinggi gelombang dipicu pola angin yang bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 5-25 knot, lebih kuat dibandingkan wilayah perairan utara Banten yang berkisar 5-15 knot.

"Kami khawatir dengan gelombang pasang yang terjadi di laut Lebak Selatan akan membahayakan pula terhadap wisatawan yang ingin menik­mati indahnya pantai di Lebak,” tuturnya.

Sementara itu, Erwin Komara Sukma, Ketua Balawiata Lebak membenarkan jika gelombang tinggi saat ini sedang mener­jang laut Banten selatan.

“Saat ini kita turus memantau dan memberikan imbauan kepada wisatwan agar tidak bermain apalagi berenang di pantai selatan yang ombaknya memang terkenal ganas,” ungkapnya.(fad)

Sumber: