Wisatawan Agar Waspada Gelombang Laut Selatan
Pantai laut selatan Lebak memiliki gelombang tinggi. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau wisatawan yang mengisi liburan sekolahnya ke pantai selatan agar waspada terhadap gelombang tinggi di pantai selatan guna menghindari kecelakaan laut.
”Kami berharap wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan tidak berenang jika gelombang tinggi, karena gelombang laut selatan terkenal dengan keganasannya, sehingga dapat menimbulkan kecelakaan laut,” kata Sukanta, Kepala BPBD Lebak, di ruang kerjanya, Kamis (2/7).
Menurutnya, berdasarkan laporan BMKG, cuaca ekstrem akibat kemarau masih terjadi hinggi puncaknya nanti akhir Agustus 2026.
Dan kecelakaan laut yang terjadi pada wisatawan, karena pengunjung sering tidak menghiraukan aturan dan imbauan petugas pantai. Untuk itu, wisatawan yang mengunjungi pesisir selatan Lebak yang menikmati liburan diminta tetap waspada sehingga tidak menimbulkan kecelakaan laut.
”Kami berharap semua wisatawan dapat mematuhi petugas di lapangan, sehingga dapat pulang kembali ke rumah dengan selamat,” ujarnya.
Erwin, ketua Balawista Lebak menambahkan, setiap momen liburan, memang kecelakaan laut selalu ada yang menimpa wisatawan.
Belum lama ini wisatawan asal Jakarta terseret ombak di pantai pasir putih Cihara, mayatnya ditemukan tim SAR gabungan dua hari setelah pencarian.
”Balawista selalu inten memantau kegiatan pengunjung pantai, kita imbau dan kita tegur jika membandel. Hal itu guna keselamatan pengunjung, dan faktor keselamatan dan kenyamanan tetap harus jadi yang utama saat liburan,” ucapnya.(fad)
Sumber:

