Dilewati 150 Ribu Kendaraan, Tol Serpan Seksi 2 Kembali Ditutup
Gerbang Tol Cikulur saat dibuka gratis untuk kendaraan golongan l, belum lama ini. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Setelah 15 hari mendukung kelancaran arus mudik dan melayani lebih dari 150 ribu kendaraan, Ruas Fungsional Seksi 2 Tol Serang-Panimbang (Serpan) kembali ditutup sementara mulai Kamis (26/3) pukul 17.00 WIB.
"Penutupan kembali ini dalam rangka penyelesaian konstruksi dan peningkatan kualitas layanan," kata Iwan Juliansyah, Direktur Utama PT Wijaya Karya Serpan, dalam keterangannya, Kamis (26/3).
Periode fungsional Sesi 2 Ruas Rangkasbitung-Cikulur-Cileles ini, kata Iwan, dimulai sejak 12 Maret 2026. Ruas ini telah hadir melayani masyarakat khususnya dalam mendukung kelancaran arus mudik.
Dalam periode tersebut, ruas fungsional ini tercatat telah melayani lebih dari 150 ribu kendaraan, memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat waktu tempuh dari Jabodetabek menuju Serang, Lebak, Pandeglang dan sekitarnya, serta membuka akses yang lebih mudah menuju destinasi wisata unggulan seperti Wisata Baduy, Sawarna, dan Tanjung Lesung.
Keberadaan ruas fungsional ini tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas, namun juga memberikan akses yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, termasuk menuju kawasan wisata yang menjadi daya tarik regional. Penutupan sementara ini merupakan bagian dari upaya memberikan peningkatan layanan terbaik kedepan.
“Antusiasme masyarakat selama 15 hari ini menjadi bukti bahwa ruas ini sangat dibutuhkan. Dengan berat hati, penutupan sementara harus kami lakukan guna menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan memastikan standar layanan yang lebih optimal. Kami berkomitmen untuk kembali menghadirkan ruas ini dengan kualitas yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujarnya.
Dia juga mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memanfaatkan Tol Serang–Panimbang sebagai bagian dari perjalanan selama periode operasional fungsional ini.
"Ruas Seksi 2 Tol Serang-Panimbang direncanakan akan mulai beroperasi secara penuh pada Semester 2 di tahun 2026, dengan layanan yang lebih prima, sehingga, pengguna jalan dapat merasakan perjalanan dengan aman, cepat, dan nyaman," paparnya.
Kata Iwan, Tol Serpan ini merupakan bagian dari jaringan jalan tol yang terkoneksi dengan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta, Serang, Lebak hingga Pandeglang.
"Jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas wilayah Banten, khususnya di Banten Tengah dan Selatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di daerah tersebut," ucapnya. (fad)
Sumber:

