BJB FEBRUARI 2026

BAZNAS Target Kumpulkan ZIS Rp7,7 Miliar

BAZNAS Target Kumpulkan ZIS Rp7,7 Miliar

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah bersama Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyudin dan jajaran lainnya saat membuka acara Semarak Ramadan Expo 2026 BAZNAS di MOS, Sabtu (21/2).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menargetkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah sebesar Rp7,7 miliar sepanjang bulan Ramadan 1447 Hijriyah. 

Hal itu diungkapkan Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, dalam acara Semarak Ramadan Expo 2026 BAZNAS  di Mall of Serang (MOS), Sabtu (21/2).

Turut hadir Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah dan jajaran lainnya.

Wawan mengatakan, target pengumpulan ZIS tahun ini lebih besar dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp6,8 miliar.

"Mudah-mudahan ini bisa terealisasi dengan baik," katanya. 

Ia menjelaskan, dalam mo­men­tum ini pihaknya juga akan menyebar 200.000 kupon ZIS yang disalurkan kepada seluruh masyarakat.

"Termasuk bekerja sama dengan Dindikbud Provinsi untuk menyasar anak-anak sekolah," ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya akan memaksimalkan kegiatan Semarak Ramadan sebagai langkah dalam mensosia­lisasikan pembayaran ZIS bagi masyarakat. 

Agenda Semarak Ramadan Expo 2026 ini berlangsung selama bulan Ramadan yang diisi dengan berbagai kegiatan. Ada kegiatan mulai dari talkshow, perlombaan, pem­bukaan stand pembayaran ZIS yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh pengunjung MOS serta berbagai kegiatan.

Sementara itu, Wakil Gu­bernur Banten, Achmad Dim­yati Natakusumah, me­ngajak seluruh umat muslim untuk membayarkan ZIS ke BAZNAS sebagai lembaga resmi yang kredibel, terpercaya dan transparan. 

Menurut dia, peran BAZNAS dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial masyarakat sangat strategis sekali. Apalagi, ZIS yang dibayarkan ke BAZ­NAS dikelola secara profesio­nal, tepat sasaran dan merata kepada kaum miskin, duafa serta mustahiq lainnya.

"Selain itu, BAZNAS juga memberikan beasiswa, mem­bantu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta program kemasyarakatan lainnya," katanya.

Oleh karena itu, Dimyati mendorong baik pemerintah, swasta serta seluruh umat untuk bersama-sama kita memperkuat lembaga ini yang mempunyai potensi sangat besar dalam pengumpulan dana umat.

"Baznas ini lembaga yang bisa bergerak secara cepat dalam membantu masyarakat. Kerjanya taktis. Ketika ada yang harus dibantu, maka ia bisa langsung turun dan menyelesaikannya," jelasnya.

Sumber: