Enam Jalan Destinasi Wisata Bakal Diperbaiki
Kepala PUPR Banten, Arlan Marzan saat diwawancarai awak media, Rabu (18/2). (SYIROJUL UMAM/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemprov Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan memperbaiki infrastruktur jalan yang ada di enam ruas menuju destinasi wisata yang ada di Banten. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan enam ruas jalan yang menjadi fokus utama perbaikan dan pemeliharaan, yaitu meliputi:
Ruas Taktakan – Gunung Sari, Ruas Palima – Cinangka, Ruas Mengger – Saringin, Ruas Saketi – Malingping, Ruas Citeras – Tigaraksa, Ruas Ciruas – Petir – Warung Gunung.
Langkah ini sebagai upaya untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada akses strategis menuju berbagai destinasi pariwisata.
"Terdapat enam ruas jalan provinsi yang menjadi prioritas penanganan kami, sesuai arahan Bapak Gubernur," katanya, Rabu (18/2).
Ia menjelaskan sejumlah jalan yang rusak di enam ruas itu akan segera diperbaiki, dan ditargetkan rampung dalam sepuluh hari jelang Lebaran atau H-10.
"H-10 Lebaran seluruh lubang jalan harus sudah tertangani. Hal ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat, terutama yang menuju kawasan wisata, dapat berlangsung aman dan nyaman," ujarnya.
Meskipun arus mudik dan balik utama tetap bertumpu pada jalan tol dan arteri dari Jakarta menuju Merak, jalan provinsi memegang peranan vital sebagai penyangga dan alternatif apabila terjadi kepadatan di jalur utama.
"Fungsi jalan provinsi adalah menunjang dan menjadi jalur alternatif strategis bagi pemudik maupun wisatawan," tuturnya.
Bahkan kata Arlan, Dinas PUPR Provinsi Banten juga mengambil kebijakan untuk menunda sementara pelaksanaan proyek konstruksi besar yang berpotensi memicu sistem buka-tutup jalan.
"Kami memilih untuk mengoptimalkan pekerjaan pemeliharaan rutin guna memastikan kondisi jalan tetap mantap. Penundaan proyek konstruksi sementara dilakukan agar tidak menimbulkan hambatan baru bagi pengguna jalan selama masa mudik," paparnya.
Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan bahwa pihaknya memastikan akses menjelang mudik Lebaran 2026 dapat diperbaiki dengan segera. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat melakukan mudik dengan aman dan nyaman.
Bahkan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memitigasi kemacetan, salah satu langakhnya yaitu menyiapkan skema optimalisasi empat pelabuhan di wilayah Banten. Yakni Pelabuhan Pelindo Ciwandan difokuskan untuk angkutan kendaraan roda dua dan truk kecil.
Kemudian Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera disiapkan sebagai jalur alternatif dengan tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung, Pelabuhan Penyeberangan Merak diperuntukkan khusus bagi kendaraan pribadi dan bus, dan Pelabuhan Bakau Bandar Jaya (BBJ) Bojonegara melayani kendaraan truk besar.
Sumber:
