BJB NOVEMBER 2025

Kaum Ibu Padati Pasar Murah

Kaum Ibu Padati Pasar Murah

Sejumlah ibu rumah tangga mendatangi pasar murah yang di gelar Pemkab Lebak di Plaza Lebak, Selasa (3/2). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Pasar Murah Ramadan 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau mendapatkan sambutan yang antusias dari masyarakat. 

Ratusan warga dari Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar, dan Cibadak, Kabupaten Lebak, ramai-ramai menyerbu pasar murah Ramadan yang dibuka langsung Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di Plaza Lebak, Selasa (3/2). 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci 

“Ini merupakan salah satu bentuk upaya pemulihan ekonomi dan pengendalian inflasi, yakni melalui stabilitas harga. Pasar murah ini silakan dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Bahkan, kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Plaza Lebak, tetapi juga di 28 kecamatan se-Kabupaten Lebak,” katanya. 

Menurut Amir, kegiatan ini seja­lan dengan kebijakan nasional dan daerah, Pemkab Lebak meng­hadirkan Pasar Murah Ramadan 2026 sebagai bagian dari program pengendalian inflasi dan perlin­dungan daya beli masyarakat. Kegiatan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin, miskin eks­trem, serta kelompok masyarakat yang terdampak kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idul fitri. 

Dalam pelaksanaannya, kata Amir, pemerintah menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ayam yang akan disalurkan ke 28 kecamatan dengan dukungan subsidi dari pemerintah daerah, sehingga harga yang diterima masyarakat jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. 

"Alhamdulillah warga antusias, karena harga komoditi yang dise­diakan telah disubsidi, sehingga jauh lebih rendah harganya di pasar," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang warga Rangkas­bitung, Ita Juwita menyampaikan, rasa syukurnya atas terseleng­garanya pasar murah tersebut. la berharap kegiatan ini dapat mem­bantu keluarga yang membutuh­kan, terutama karena harga bahan pokok yang lebih murah. 

"Kalau di bazar ini lebih murah, selisihnya sekitar Rp3.000 dibandingkan beli di pasar, mudah-mudahan kegiatan ini dapat menekan harga bahan pokok di pasar," ucapnya. (fad)

Sumber: