BJB NOVEMBER 2025

Direksi Bank Banten Dirombak

Direksi Bank Banten Dirombak

Gubernur Banten Andra Soni foto bersama jajaran direksi Bank Banten saat membuka RUPS-LB di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (21/1).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sejumlah direksi PT Bank Pembangunan Daerah Ban­ten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten dirombak. Hal menyusul adanya dua direksi yang sebelum­nya telah mengajukan pengun­duran diri. 

Perombakan ini dilakukan mela­lui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Banten, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (21/1).

Komisaris Bank Banten Hoirudin Hasibuan, mengatakan RUPS-LB tersebut digelar dengan membahas berbagai agenda sekaligus per­ubahan susunan kepengurusan di Bank Banten.

Dua nama yang mengundurkan diri yakni Bambang Widyatmoko yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Bank Banten yang kini posisinya digantikan oleh Slamet Riyadi.

Kemudian Rodi Judo Dahono yang sebelumnya menjabat Di­rektur Operasional kini digan­tikan oleh Purbaji Basuki.

"Slamet Riyadi latar belakangnya orang bank. Pak Purbaji merupakan in­ternal yang sebelumnya men­jabat kepala divisi kita," ka­tanya kepada awak media.

Tak hanya itu, dalam agenda tersebut Bank Banten juga menambahkan komisaris untuk perwakilan dari Pem­prov Banten, yaitu Deden Apriandhi sebagai komisaris Bank Banten.

Adapun susunan lengkap direksi dan komisaris Bank Banten, yaitu Komisaris Inde­penden Hoirudin Hasibuan, Komisaris Independen Deden Riki Hayatul Firman, Komisaris Rina Dewiyanti, dan Komisaris Deden Apriandhi.

Sementara jajaran direksi, yaitu Direktur Utama Muham­mad Bustami, Direktur Ke­patuhan Eko Virgianto.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Slamet Riyadi, Direktur Ope­rasional Purbaji Basuki dan Direktur Bank Banten Deden Apriandhi.

"Diharapkan dengan adanya perubahan ini dapat  mem­bawa kemanuan bagi Bank Banten," tuturnya.

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Bustami menga­takan, pergantian direksi meru­pakan suatu hal yang wajar. Pemprov Banten sebagai peme­gang saham pengendali pun menyetujui perombakan ini.

"Pemerintah Provinsi Banten sebagai pemegang saham pengendali, menyetujui itu," ujarnya.

Di tempat yang sama, Guber­nur Banten Andra Soni menga­takan, bahwa Bank Banten harus menjadi identitas dan kebanggaan seluruh warga Banten. Tidak hanya sebagai simbol daerah, Bank Banten juga dituntut menjadi instru­men strategis dalam memba­ngun pertumbuhan eko­nomi yang berkesinambungan, adil, dan berkualitas.

Sumber: