PAMULANG-Dua bulan pascaditertibkan pedagang kaki lima (PKL) di belakang Mitra 10 Pamulang kembali marak. Padahal, saat penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel membongkar 18 lapak PKL semi permanen yang dibangun dengan menggunakan baja ringan. Pantauan Tangerang Ekspres di lokasi, saat ini ada sekitar 6 lapak PKL yang berdiri di trotoar Jalan Pamulang Permai tersebut. Meskipun bangunan tidak permanen jika dibiarkan terus menerus jumlahnya akan terus bertambah dan akan sulit ditertibkan. Sebagai penegak peraturan daerah, Satpol PP yang bertanggung jawab lapak PKL tersebut lantaran berdiri di atas lahan fasilitas sosial (fasos) fasilitas umum (fasum). Keberadaan PKL tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangsel Nomor 9 Tahun 2012 tentang ketertiban umum (tribun). Salah satu pedagang makanan di sekitar lokasi, Iim mengatakan, PKL kembali muncul tidak lama setelah digusur Satpol PP. Beberapa hari setelah bangunan semi permanen digusur pedagang kembali muncul meskipun hanya menggunakan tenda untuk tempat menjajakan makanan, terutama malam hari. "Lama-lama ada PKL yang mendirikan tenda. Meskipun jualannya malam hari tapi, saat siang tendanya tidak dibongkar," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (26/4). Iim menambahkan, PKL yang ada di belakang Mitra 10 rata-rata menjual makanan dan berdagang dari sore sampai malam hari. Jika keberadaannya tidak segera diatasi tentu akan menimbulkan permasalahan lain jika jumlahnya semakin bertambah. "Salah satu dampak dari keberadaan PKL adalah Jalan Pamulang Permai jadi macet karena trotoar termakan tenda pedagang dan jadi tempat parkir kendaraan pembeli," tambahnya. Terkait keberadaan PKL yang kembali muncul, Camat Pamulang Deden Juardi mengatakan, sudah beberapa kali memerintahkan personel trantib berpatroli dan memberitahu PKL agar tidak menderikan bangunan maupun jualan disana. "Kita hanya bisa menghimbau, soal pengusuran atau pembongkaran itu wewenang satpol pp Kota Tangsel," ujarnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tangsel Chaerul Soleh tidak dapat dihunbungi meskipun sudah beberapa kali dikontak memelalui nomor handphone miliknya. Sebelumnya, Rabu (28/2) personel satpol PP Kota Tangsel bersama Kecamatan Pamulang membongkar 18 lapak PKL semi permanen di belakang Mitra 10. Lapak PKL dibuat dan dibangun menggunakan bahan baja ringan dan pemiliknya tidak memiliki izin. (bud/esa)
PKL Mitra 10 Pamulang Kembali Marak
Jumat 27-04-2018,07:32 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-11-2026,21:01 WIB
Maling Bermobil Curi HP Marbot Masjid Al-Hidayah Cipondoh
Minggu 08-11-2026,20:53 WIB
Wagub Banten Dorong SD-SMP Wajib Belajar Al Quran
Minggu 08-11-2026,21:04 WIB
Serapan Pupuk Subsidi di Banten Rendah, Pemprov Perketat Pengawasan Kios
Minggu 08-11-2026,20:48 WIB
Pemkot Tangsel Gelontorkan Rp4,2 Miliar untuk Atlet
Minggu 08-11-2026,20:57 WIB
Duit Hasil Jual Motor Curian Habis untuk Judol
Terkini
Minggu 08-11-2026,21:21 WIB
Banjir Bayangi Bandara Soetta, AHY Dorong Normalisasi dan Pembangunan Kolam Retensi
Minggu 08-11-2026,21:18 WIB
18 Tahun Tangsel, Kemajuan Pembangunan Masih Dibayangi Sejumlah PR
Minggu 08-11-2026,21:18 WIB
Gubernur Banten: Padel Berpotensi Dongkrak PAD Tangsel
Minggu 08-11-2026,21:15 WIB
Serapan APBD Tiga Daerah Tangerang Belum Optimal, Triliunan Rupiah Masih Mengendap
Minggu 08-11-2026,21:14 WIB