TKA Sumbang PAD Capai Rp13 Miliar, Bekerja di Industri dan Pendidikan

Selasa 02-06-2026,20:03 WIB
Reporter : Asep Sunaryo
Editor : Aries Maulansyah

TANGERANGEKSPRES.ID, BALARAJA — Keberadaan te­naga kerja asing (TKA) di Ka­bupaten Tangerang mem­berikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Hingga Mei 2026, penerimaan dari sektor TKA tercatat men­capai sekitar Rp13 miliar.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabu­paten Tangerang Iis Kurniati mengatakan, penerimaan ter­sebut berasal dari keberadaan TKA yang bekerja di berbagai perusahaan dan lembaga pen­didikan di wilayah Kabupaten Tangerang. “Hingga Mei 2026, kontribusi dari TKA mencapai sekitar Rp13 miliar,” katanya, Selasa 2 Juni 2026.

Berdasarkan data Disnaker Kabupaten Tangerang, hingga Mei 2026 terdapat 667 TKA yang telah melakukan validasi. Mereka sebagian besar bekerja pada sektor industri dan pen­didikan.

Menurut Iis, TKA yang bekerja di Kabupaten Tangerang di­dominasi oleh warga negara Republik Rakyat China (RRC), Korea Selatan, dan Taiwan. Ke­hadiran mereka umumnya untuk mengisi posisi yang mem­butuhkan kompetensi khu­sus dan mendukung ke­giatan investasi di daerah.

Kontribusi yang dihasilkan dari keberadaan TKA tersebut menjadi salah satu sumber penerimaan yang mendukung pembangunan daerah. Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus memastikan keberadaan tenaga kerja asing berjalan se­suai regulasi yang berlaku.

Sedangkan Disnaker Kabu­paten Tangerang mencatat se­banyak 667 Tenaga Kerja Asing (TKA) telah melakukan validasi hingga Mei 2026. Ra­tusan TKA tersebut mayoritas bekerja di sektor industri dan pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.

Iis Kurniati mengatakan, ke­beradaan TKA di Kabupaten Tangerang masih didominasi oleh kebutuhan tenaga kerja pada sektor industri yang mem­butuhkan keahlian tertentu.

“Hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 667 TKA yang telah melakukan validasi ke Disnaker Kabupaten Tangerang. Sebagian besar bekerja di sektor industri dan sektor pendidikan,” kata­nya, Selasa 2 Juni 2026.

Menurut dia, TKA yang be­kerja di Kabupaten Tangerang berasal dari berbagai negara. Namun, jumlah terbanyak ber­asal dari Republik Rakyat China (RRC), Korea Selatan, dan Tai­wan.

Keberadaan TKA tersebut umumnya berkaitan dengan kebutuhan perusahaan ter­hadap tenaga ahli, transfer tek­nologi, hingga kebutuhan pengembangan sumber daya manusia pada sektor tertentu.

Kabupaten Tangerang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia masih menjadi tujuan investasi ber­bagai perusahaan nasional mau­pun multinasional. 

Kondisi tersebut turut men­dorong kebutuhan tenaga kerja asing untuk mendukung ope­rasional perusahaan dan pe­ngembangan teknologi industri.(sep)

Kategori :