TKA Sumbang PAD Capai Rp13 Miliar, Bekerja di Industri dan Pendidikan
BANYAK: Kawasan Industri Milenium di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang menjadi kawasan yang banyak memperkerjakan TKA di bidang industri.(Asep/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, BALARAJA — Keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Hingga Mei 2026, penerimaan dari sektor TKA tercatat mencapai sekitar Rp13 miliar.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Iis Kurniati mengatakan, penerimaan tersebut berasal dari keberadaan TKA yang bekerja di berbagai perusahaan dan lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Tangerang. “Hingga Mei 2026, kontribusi dari TKA mencapai sekitar Rp13 miliar,” katanya, Selasa 2 Juni 2026.
Berdasarkan data Disnaker Kabupaten Tangerang, hingga Mei 2026 terdapat 667 TKA yang telah melakukan validasi. Mereka sebagian besar bekerja pada sektor industri dan pendidikan.
Menurut Iis, TKA yang bekerja di Kabupaten Tangerang didominasi oleh warga negara Republik Rakyat China (RRC), Korea Selatan, dan Taiwan. Kehadiran mereka umumnya untuk mengisi posisi yang membutuhkan kompetensi khusus dan mendukung kegiatan investasi di daerah.
Kontribusi yang dihasilkan dari keberadaan TKA tersebut menjadi salah satu sumber penerimaan yang mendukung pembangunan daerah. Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus memastikan keberadaan tenaga kerja asing berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Sedangkan Disnaker Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 667 Tenaga Kerja Asing (TKA) telah melakukan validasi hingga Mei 2026. Ratusan TKA tersebut mayoritas bekerja di sektor industri dan pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.
Iis Kurniati mengatakan, keberadaan TKA di Kabupaten Tangerang masih didominasi oleh kebutuhan tenaga kerja pada sektor industri yang membutuhkan keahlian tertentu.
“Hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 667 TKA yang telah melakukan validasi ke Disnaker Kabupaten Tangerang. Sebagian besar bekerja di sektor industri dan sektor pendidikan,” katanya, Selasa 2 Juni 2026.
Menurut dia, TKA yang bekerja di Kabupaten Tangerang berasal dari berbagai negara. Namun, jumlah terbanyak berasal dari Republik Rakyat China (RRC), Korea Selatan, dan Taiwan.
Keberadaan TKA tersebut umumnya berkaitan dengan kebutuhan perusahaan terhadap tenaga ahli, transfer teknologi, hingga kebutuhan pengembangan sumber daya manusia pada sektor tertentu.
Kabupaten Tangerang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia masih menjadi tujuan investasi berbagai perusahaan nasional maupun multinasional.
Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan tenaga kerja asing untuk mendukung operasional perusahaan dan pengembangan teknologi industri.(sep)
Sumber:


