TANGERANGEKSPRES.ID, JAYANTI — SMPN 2 Jayanti mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sekolah mengintensifkan penguatan materi melalui program tambahan belajar serta evaluasi berkala untuk mengukur kesiapan secara menyeluruh.
Selain itu, simulasi ujian juga rutin digelar. Hal ini guna membiasakan siswa dengan pola soal dan manajemen waktu saat pelaksanaan TKA. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendorong hasil optimal, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa saat menghadapi ujian.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 2 Jayanti Romdani menegaskan, pihak sekolah dalam kondisi siaga penuh mengantisipasi potensi kendala teknis menjelang pelaksanaan TKA. Ia menyebutkan, koordinasi dengan PLN telah dilakukan melalui pengiriman surat resmi guna memastikan pasokan listrik tetap stabil, terutama saat ujian berlangsung.
”Listrik mungkin tetap ya, kekhawatirannya di pada saat perjalanan ada kendala listrik, makanya kita bikin surat ke PLN,” tegasnya, Senin (30/3).
Selain itu, penguatan jaringan internet juga menjadi perhatian serius. Romdani menekankan, pihak sekolah terus melakukan pengecekan dan peningkatan kualitas WiFi untuk meminimalisir gangguan, mengingat masalah jaringan menjadi salah satu faktor paling krusial yang dapat menghambat jalannya ujian.
”Kemudian untuk WiFi juga perlu diperketat lagi. kita khawatirnya ada gangguan dari jaringan dan sebagainya. Soalnya itu yang fatal,” tambahnya.
Ia menuturkan, pihak sekolah telah menuntaskan pelaksanaan simulasi TKA pada pertengahan bulan puasa, yang sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana latihan soal bagi para siswa.
”Alhamdulillah kemarin kita sudah tuntaskan di pertengahan puasa sebelum liburan tuh, anak simulasi untuk TKA itu, sekalian latihan soal,” tuturnya.
Ia menuturkan, pengawas sudah siap, namun tidak semua guru dapat dilibatkan sebagai pengawas. Ia menyampaikan, sebagai pihak pengajar mereka berupaya memberikan yang terbaik bagi siswa, termasuk dengan memaksimalkan latihan dan berbagai bentuk persiapan lainnya.
Ia menutup dengan menyampaikan harapan agar segala upaya yang dilakukan membuahkan hasil, seraya menekankan kepada siswa bahwa selain berusaha. Rmdani juga meminta siswa untu berdoa kepada Allah agar diberikan kesehatan dan kelancaran.
”Mudah-mudahan sih berdoa aja. Makanya ke anak juga kalau ngasih pengarahan, yang pertama kita perlu berusaha tapi jalur langit juga kita perlu pakai, berdoa sama Allah kan gitu, diberikan kesehatan segala macam,” tutupnya.(zib)