BBM Tidak Naik, Warga Diminta Panik Tidak Panik
IMBAUAN: Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang turun langsung menertibkan antrean panjang kendaraan sempat terjadi di SPBU 34.157.10 kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, pada Selasa malam, 31 Maret 2026.(Dok. Polsek Panongan)--
TANGERANGEKSPRES.ID, PANONGAN — Antrean panjang kendaraan sempat terjadi di SPBU 34.157.10 kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, pada Selasa malam, 31 Maret 2026. Kepadatan ini dipicu kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya dan menghindari panic buying.
Menurutnya, pengumuman resmi dari pemerintah pusat sudah disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bahwa harga BBM tidak mengalami kenaikan.
”Iya, alhamdulillah kita semalam menyaksikan dan mendengarkan langsung dari Pak Wakil Ketua DPR RI Republik Indonesia, yaitu Pak Dasco ya, Sufmi Dasco. Beliau sudah menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada rencana untuk penyesuaian tarif BBM. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi penyesuaian tarif BBM sesuai apa yang disampaikan oleh Pak Sufmi Dasco,” jelasnya, Rabu 1 April 2026.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Maesyal menegaskan, pemerintah daerah bersama stakeholder lainnya akan terus memantau situasi di lapangan serta memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kondusif.
”Kami minta masyarakat supaya tidak panik, kepada masyarakat supaya sabar, jangan terhasut oleh berita-berita yang tidak valid, jangan sampai terhasut dengan berita-berita yang bukan sumbernya pasti ya. Jadi kepada masyarakat supaya tetap apa yang disampaikan oleh Pak Wakil Ketua DPR RI Republik Indonesia Pak Dasco ini bisa dipahami,” jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang mengatakan, antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, sempat memadati area SPBU hingga berpotensi mengganggu lalu lintas di sekitar. Ia memaparkan, petugas kepolisian kemudian melakukan pengaturan antrean serta menjaga akses keluar-masuk SPBU agar tetap lancar.
”Kita tangani cepat antrean kendaraan berhasil diurai secara bertahap. Aktivitas pengisian BBM pun kembali normal dan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap terkendali,” katanya.(sep)di
Sumber:

