BJB FEBRUARI 2026

Matangkan Persiapan Hadapi TKA, SMPN 2 Jayanti Intensifkan Penguatan Materi

Matangkan Persiapan Hadapi TKA, SMPN 2 Jayanti Intensifkan Penguatan Materi

MATANGKAN PERSIAPAN: SMPN 2 Jayanti mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Tes Ke­mampu­an Akademik (TKA).(Nazib/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, JAYANTI — SMPN 2 Jayanti mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Tes Ke­mampu­an Akademik (TKA). Se­kolah mengintensifkan penguatan materi melalui program tambahan belajar serta evaluasi berkala untuk mengukur kesiapan secara menyeluruh. 

Selain itu, simulasi ujian juga rutin digelar. Hal ini guna mem­biasakan siswa dengan pola soal dan manajemen waktu saat pe­laksanaan TKA. Upaya ini dilaku­kan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendorong hasil optimal, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa saat menghadapi ujian.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 2 Jayanti Romdani menegaskan,  pihak sekolah dalam kondisi siaga penuh mengantisipasi potensi kendala teknis menjelang pelak­sanaan TKA. Ia menye­butkan, koordinasi dengan PLN telah dilakukan melalui pe­ngi­riman surat resmi guna me­mas­tikan pasokan listrik tetap stabil, ter­utama saat ujian ber­langsung.

”Listrik mungkin tetap ya, ke­khawatirannya di pada saat per­jalanan ada kendala listrik, ma­kanya kita bikin surat ke PLN,” tegasnya, Senin (30/3).

Selain itu, penguatan jaringan internet juga menjadi perhatian serius. Romdani menekankan, pihak sekolah terus melakukan pengecekan dan peningkatan kualitas WiFi untuk meminimalisir gangguan, mengingat masalah jaringan menjadi salah satu faktor paling krusial yang dapat meng­hambat jalannya ujian.

”Kemudian untuk WiFi juga per­lu diperketat lagi. kita kha­watirnya ada gangguan dari ja­ringan dan sebagainya. Soalnya itu yang fatal,” tambahnya. 

Ia menuturkan, pihak sekolah telah menuntaskan pelaksanaan simulasi TKA pada pertengahan bulan puasa, yang sekaligus di­manfaatkan sebagai sarana latihan soal bagi para siswa.

”Alhamdulillah kemarin kita sudah tuntaskan di pertengahan puasa sebelum liburan tuh, anak simulasi untuk TKA itu, sekalian latihan soal,” tuturnya. 

Ia menuturkan, pengawas sudah siap, namun tidak semua guru dapat dilibatkan sebagai peng­awas. Ia menyampaikan,  sebagai pihak pengajar mereka berupaya memberikan yang terbaik bagi siswa, termasuk dengan memak­simalkan latihan dan berbagai bentuk persiapan lainnya.

Ia menutup dengan menyam­paikan harapan agar segala upa­­­ya yang dilakukan mem­bua­h­kan hasil, seraya mene­kankan kepada siswa bahwa selain berusaha. Rmdani juga meminta siswa untu berdoa ke­pada Allah agar diberi­kan kese­hatan dan kelancaran.

”Mudah-mudahan sih berdoa aja. Makanya ke anak juga kalau ngasih pengarahan, yang pertama kita perlu berusaha tapi jalur langit juga kita perlu pakai, berdoa sama Allah kan gitu, diberikan kesehatan segala macam,” tutup­nya.(zib)

Sumber: