TIGARAKSA – Paket garam kemasan tidak memenuhi syarat ditemukan Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM). Sampel garam diambil dari berbagai pegadang secara acak lalu diperiksa tim pengawas. Gelaran pemeriksaan dilakukan petugas dari Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Cabang Kabupaten Tangerang di Pasar Gudang Tigaraksa, Senin (19/8). Kepala Loka POM Kabupaten Tangerang, Wydia Savitri mengatakan, pemeriksaan berfokus pada garam dan daging. Menurutnya, hari ini ada tiga pasar yang menjadi target pemeriksaan rutin obat dan makanan. Kata dia, sudah masuk beberapa laporan adanya garam yang tidak memenuhi syarat dan beredar di pasar. “Dalam rangka penurunan stunting (gizi buruk) kita lakukan pemeriksaan garam dan uji garam di laboratorium. Sasarannya pasar tradisional dan modern,” katanya kepada awak media, Senin (19/8). Pada pemeriksaan di Pasar Gudang Tigaraksa, Loka POM menerjunkan empat orang dengan satu mobil laboratorium keliling. Adapun sampel diambil secara acak dari berbagai pedagang garam serta penjual olahan daging. Pada uji garam, dari lima sampel terdapat satu sampel yang tidak memenuhi syarat (TMS). Kata Wydia, seharusnya kadar Yodium pada garam mininal 30 part per milion (ppm). “Kita perlu untuk menguji garam tersebut lebih lanjut di laboratorium. Untuk mengetahui kandungan yodium serta zat lainnya. Satu paket garam tersebut kandungan Yodiumnya kurang dari ketentuan yang sudah diatur,” ujarnya. Selain itu, pada pemeriksaan produk makanan olahan daging berupa bakso, sosis dan humberger diuji bersamaan dengan garam. Hasilnya, tidak terdapat adanya kandungan daging babi pada olahan daging tersebut. Sedangkan, pemeriksaan garam dan daging di Pasar Desa Cikupa didapatkan adanya paket garam yang tidak memenuhi syarat. Adapun sampel yang diuji sebanyak lima sampel yang diperoleh secara acak dari berbagai pedagang. “Kalau uji olahan daging ada tiga sampel hasilnya negatif sama dengan yang ada di pasar Tigaraksa. Kalau garam, ada dua yang tidak memenuhi syarat karena kadar Yodium dibawah standar,” jelasnya, Lanjut Wydia, pada pemeriksaan di Pasar modern City Market Citra Raya, Kecamatan Panongan terdapat paket garam yang tidak memenuhi syarat. “Dari dua sampel garam, satu diantaranya kadar Yodiumnya kurang sehingga tidak memenuhi syarat. Adapun olahan daging hasilnya tidak ditemukan kandungan daging babi,” ujarnya. “Kalau stunting salah satunya diakibatkan kekurangan zat Yodium, sehingga dapat mengakibatkan tinggi badan anak atau balita mengalami tersendatnya pertumbuhan. Jadi tinggi badan anak yang stunting itu lebih pendek ketimbang anak seusianya. Karena itu kita lakukan pemeriksaan terhadap garam untuk mengetahui kada Yodium dan kandungan lainnya,” tukasnya. (mg-10/mas)
BPOM Sidak di Pasar, Garam Kurang Yodium Beredar
Selasa 20-08-2019,06:29 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,22:04 WIB
Dinsos Bersihkan TMP Sambut HUT Kota Serang dan HUT RI
Rabu 05-08-2026,18:47 WIB
Juara 1 O2SN Cabang Renang Tingkat Provinsi Banten, Siswa SDN Gebang Raya 1 Siap Menuju Nasional
Rabu 05-08-2026,21:55 WIB
James Riady Tekankan Integritas ke Pengembang Perumahan, REI Banten Gelar Sekolah Developer
Rabu 05-08-2026,21:58 WIB
Harga Sembako di Pasar Mauk Tinggi
Rabu 05-08-2026,21:59 WIB
136 KK di Domas Bakal Direlokasi, Disiapkan Rumah Gratis, Tanah Nyicil
Terkini
Kamis 06-08-2026,13:31 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Apresiasi Kinerja Polres Tangsel, Ungkap 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal
Rabu 05-08-2026,22:07 WIB
55 Paskibraka Berlatih Bareng Anggota TNI-Polri, Siap Kibarkan Merah Putih di Alun-alun Kramatwatu
Rabu 05-08-2026,22:04 WIB
Dinsos Bersihkan TMP Sambut HUT Kota Serang dan HUT RI
Rabu 05-08-2026,22:00 WIB
Karang Taruna Kedung Dalem Bagikan 81 Bendera
Rabu 05-08-2026,21:59 WIB