Pemkab Serang Diminta Teliti Rekrut Direksi PT SBM
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Supiyanto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/5). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Supiyanto meminta Pemkab Serang lebih teliti dalam merekrut jajaran direksi PT Serang Berkah Mandiri (SBM). Jajaran tersebut harus diisi oleh orang-orang profesional dan berkompeten.
Hal itu disampaikan Supiyanto saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (12/5). Supiyanto menanggapi Pemkab Serang yang bakal memulihkan kembali PT SBM yang kini sedang bermasalah, lantaran kasus korupsi yang menjerat Direktur PT SBM Isbandi Ardiwinata Mahmud.
Supiyanto mengapresiasi langkah berani yang diambil Pemkab Serang, meskipun tanpa ada penyertaan modal, karena menurutnya tidak mudah untuk menyehatkan kembali BUMD yang sudah sakit.
"Saya mengapresiasi langkah Pemkab Serang untuk menyehatkan PT SBM, namun tidak mudah juga untuk melakukannya. Sehingga, saya minta dalam rekrut jajaran direksi harus diperhatikan, dan core bisnisnya juga harus jelas, jangan sampai ngasal kaya yang sudah-sudah," katanya, Selasa (12/5).
Supiyanto mengatakan, tidak mudah merekrut personal yang mau mengisi PT SBM. Maka perlu diperhatikan lebih matang dalam memilihnya, yakni harus diisi oleh orang yang profesional dan berkompeten.
"Harus diperhatikan jajaran direksi yang baru, nanti jangan asal-asalan dalam memilihnya, supaya tidak terulang lagi masalah yang kemarin," ujarnya.
Ia juga mengatakan, ada beberapa potensi yang belum tergali oleh PT SBM, sehingga perlu duduk bersama antara eksekutif dengan legislatif, agar komunikasi terjalin dengan baik, karena mereka memiliki potensi yang sesuai dengan bidangnya.
Ia mengaku terkait dengan penyertaan modal lagi untuk PT SBM, dirinya belum bisa memberikan kepastian apakah bisa diberikan lagi atau tidak, sebab perlu melihat perkembangan dari PT SBM lebih lanjut dan harus dikaji dahulu.
"Karena percuma kalau dikasih penyertaan modal lagi namun bermasalah lagi, maka perlu dikaji dulu lalu bisnisnya harus jelas juga. Sejauh ini hanya ada dua BUMD yang sehat, yaitu BPR dan Perumda Tirta Albantani, namun untuk PT SBM ini harus dilihat dulu perkembangannya kedepan," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, PT SBM memiliki potensi yang besar, tidak kalah dengan PT BPR dan Perumda Tirta Albantani, sebagai BUMD milik Pemkab Serang.
Kini PT SBM memiliki saldo sekitar Rp400 juta namun tidak bisa digunakan, karena ditahan oleh kejaksaan sampai terbentuknya direksi yang baru, dan Pemkab Serang dari awal PT SBM berdiri telah memberikan kewajiban yang mencapai Rp22 miliar.
"Kami tidak akan membubarkan PT SBM, namun akan disehatkan karena punya potensi yang besar, dimulai dengan pembongkaran jajaran direksi, akan dibuka open bidding pengisian komisaris. Kalau sudah terpilih komisaris baru, yang berasal dari independen dan unsur pemerintah, maka selanjutnya akan dilakukan RUPS dan dibentuk pansel direksi," katanya. (agm)
Sumber:
