Investor China Jajaki Kota Serang
MENERIMA: Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kota Weifang, Provinsi Shandong, Republik China, Kamis (26/3).(Pemkot Serang For Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kota Weifang, Provinsi Shandong, Republik China, Kamis (26/3). Pertemuan yang berlangsung di Aula Lantai 1 Setda Kota Serang itu menjadi langkah awal penjajakan kerja sama internasional, khususnya di sektor investasi, pendidikan, dan pengembangan industri.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyebut kunjungan tersebut merupakan bagian dari hubungan antar kota dan antar negara yang difasilitasi pemerintah pusat. Ia mengaku telah menerima surat dari kementerian terkait mengenai agenda kunjungan tersebut.
“Ini bentuk hubungan internasional antar kota. Alhamdulillah hari ini bisa diterima dan dilanjutkan dengan diskusi terkait potensi kerja sama, baik investasi maupun pendidikan, termasuk untuk mahasiswa S1 hingga dosen,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh peluang kerja sama yang dibahas akan dikaji lebih lanjut oleh perangkat daerah. Pemerintah Kota Serang, kata dia, akan menyesuaikan rencana kerja sama dengan kondisi dan kebutuhan daerah.“Kita harus melihat mana yang bisa dikerjasamakan dan mana yang tidak. Kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi Kota Serang. Tapi yang jelas, kita bisa belajar dari kemajuan kota mereka, baik dari sisi teknologi, tata kota, maupun kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, mengungkapkan rombongan dari Weifang dipimpin langsung oleh Wali Kota setempat dan turut membawa sejumlah pengusaha dari berbagai sektor.
Ia menyebut para investor tersebut menunjukkan ketertarikan pada sektor perdagangan, jasa, industri, hingga infrastruktur. Bahkan, terdapat minat untuk membuka kawasan industri di Kecamatan Kasemen.“Mereka sangat tertarik, khususnya di sektor industri. Bahkan ada rencana penjajakan kawasan industri di Kasemen, meskipun tetap harus disesuaikan dengan RTRW karena tidak semua wilayah bisa dialihfungsikan,” jelasnya.
Nanang menambahkan, para investor juga menanyakan sistem perizinan di Kota Serang. Pemerintah daerah, kata dia, telah menjelaskan bahwa proses perizinan dilakukan melalui sistem satu pintu, serta tetap mengacu pada regulasi pemerintah pusat.
Selain itu, aspek transportasi dan logistik juga menjadi perhatian investor. Akses Kota Serang yang relatif dekat dengan Jakarta dinilai menjadi nilai tambah dalam mendukung distribusi barang dan jasa.
Dari pihak investor, Director Rising Capital, Roden Xue Ruiteng, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang pengembangan kawasan industri di Kota Serang.
Ia menjelaskan, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam rombongan berasal dari berbagai sektor, seperti teknologi informasi, hukum, perbankan, infrastruktur, pendidikan, hingga properti.
“Fokus investasi di antaranya pada teknologi, IT, infrastruktur, dan perdagangan. Kami melihat Kota Serang memiliki potensi besar, terutama karena lokasinya dekat dengan Jakarta dan masih terbuka untuk pengembangan investasi,” ujarnya.
Roden menambahkan, saat ini rencana investasi masih dalam tahap penjajakan dan akan diawali dengan kerja sama sister city. Nilai investasi pun belum ditentukan karena masih menunggu hasil pembahasan lanjutan dengan Pemerintah Kota Serang.
Dalam kunjungan tersebut, sebanyak sembilan pengusaha dari Weifang turut hadir bersama perwakilan Rising Capital dan Golden Gate Education, dengan total rombongan mencapai 17 orang. Mereka dijadwalkan meninjau langsung sejumlah lokasi potensial di Kota Serang.
Selain sektor industri, peluang kerja sama juga terbuka di bidang pendidikan, termasuk program beasiswa dan pertukaran pelajar antara Kota Serang dan Weifang.
Sumber:

