Pasar Murah Digelar 10 Maret di KP3B
Kepala Disperindag Provinsi Banten, Iwan Hermawan saat diwawancarai di kantornya, belum lama ini.--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten memastikan akan menggelar pasar murah di lapangan Masjid Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (10/3).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Iwan Hermawan, mengatakan bahwa penetapan pasar murah tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama, dan menetapkan agenda rutin pada Selasa mendatang.
"Jadi sudah kita agendakan hari Selasa, tanggal 10 Maret," katanya melalui sambungan telepon, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan para distributor dan pedagang besar yang akan mengisi di pasar murah tersebut. Bahkan ia menyebut akan ada 30 distributor yang berjualan di halaman masjid.
"Kemarin kami sudah rapat, jadi ada 30 distributor atau pedagang besar, kita juga akan mengundang OPD terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan lainnya untuk mengisi di pasar murah," ujarnya.
Iwan menyebutkan, beberapa komoditas yang akan dihadirkan, diantaranya daging ayam beku, daging sapi beku, beras, bawang merah dan putih, minyak goreng, hingga cabai.
"Bahkan kami minta kepada distributor cabai untuk memperbanyak, karena harganya yang tinggi pasti permintaan dari masyarakat juga banyak," ungkapnya.
Ia mengaku, tujuan pasar murah ini untuk menjaga daya beli warga di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang kerap melonjak, apalagi periode Ramadan, dan Idul Fitri.
Selain membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, pasar murah berfungsi sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah. Dengan mendistribusikan barang kebutuhan pokok langsung ke konsumen, pemerintah berupaya menekan spekulasi harga di tingkat pedagang dan memastikan rantai pasok tetap stabil.
"Kami pastikan harganya lebih murah, karena ini dari distributor langsung," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Disperindag Banten juga akan memberikan kupon potongan harga yang diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu. Dengan begitu seluruh masyarakat mulai dari kalangan bawah bisa berbelanja di Pasar Murah.
"Jadi bagi masyarakat penerima manfaat nanti bisa belanja di Pasar Murah tentunya dengan harga yang jauh lebih murah lagi. Tapi di sana nanti semua kalangan masyarakat bisa membeli dengan tertib," jelasnya.
Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten memiliki tugas utama yakni memastikan ketersediaan pasokan pangan dan kelancaran distribusi di seluruh wilayah menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Dengan begitu pasokan aman dan harga komoditas terjaga.
"Menjadi tugas kita memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri terjaga. Distribusi harus lancar dan stok tersedia," katanya.
Sumber:

