BJB FEBRUARI 2026

Dewan Ajak Kartun Gandeng Remaja Masjid Tangkal Kenakalan Remaja

Dewan Ajak Kartun Gandeng Remaja Masjid Tangkal Kenakalan Remaja

Anggota DP­RD Kota Tangerang, Yeni Kusumaningrum.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Anggota DP­RD Kota Tangerang, Yeni Kusumaningrum mengajak Karang Taruna (Kartun) untuk berkolaborasi dengan remaja Masjid. Ini dilakukan dalam upaya menangkal kenakalan remaja yang kian marak.

Hal itu disampaikan Yeni saat menghadiri kegiatan Mu­syawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang dige­lar di Kantor Kecamatan Ci­bodas, belum lama ini. 

Kehadiran legislator ini ber­tujuan untuk mengawal lang­sung usulan masyarakat agar dapat terealisasi dalam pro­gram kerja pemerintah daerah pada tahun 2027 nanti.

Dalam Musrenbang tersebut, hal yang menarik dan mencuri perhatian adanya usulan dari perwakilan pemuda dari Ka­rang Taruna di salah satu ke­lurahan, menyampaikan aspirasi terkait pentingnya pemberdayaan kepemudaan. Mereka menyoroti perlunya dukungan untuk menyosia­lisasikan bahaya pengaruh negatif, baik di lingkungan sosial nyata maupun di plat­form digital.

Menanggapi hal tersebut, Yeni memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian para pemuda. Menurutnya, benteng utama dalam meng­hadapi kenakalan remaja ada­lah kegiatan positif yang terstruktur.

”Saya mendorong teman-teman Karang Taruna untuk berkolaborasi dan bergabung dengan remaja Masjid. Giatkan kembali kegiatan keagamaan dengan mengajak remaja-remaja di lingkungan sekitar,” ujar Yeni saat ditemui, Kamis, 19 Februari 2026.

Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan, bahwa sinergi antara organisasi kepemu­daan dan lembaga keagamaan sa­ngat efektif untuk me­nyi­sipkan pesan-pesan edukatif. Melalui kegiatan yang me­narik, para pemuda dapat lebih mudah disosialisasikan untuk meng­hindari hal-hal pengaruh ne­gatif seperti pe­nyalah­gu­naan nar­koba, aksi kenakalan re­maja seperti tawuran dan ba­lap liar, serta paparan kon­ten negatif di media sosial.

”Sambil berkegiatan positif, selipkan sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan dampak buruk kenakalan remaja. De­ngan begitu, kita membangun sumber daya manusia yang berkualitas dari akarnya,”

Sepanjang jalannya forum, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh isu infra­struktur fisik, seperti perbaikan ja­lan lingkungan dan pengas­palan ulang. Kemudian nor­malisasi drainase guna meng­antisipasi genangan saat mu­sim hujan.

”Ada juga warga yang baru terkena PHK meminta di­akomodir BPJS kesehatan yang dibiayai pemerintah ter­masuk peningkatan layanan dan jangkauan BPJS Kese­hatan,” pungkasnya. (ziz)

Sumber: