Dewan Ajak Kartun Gandeng Remaja Masjid Tangkal Kenakalan Remaja
Anggota DPRD Kota Tangerang, Yeni Kusumaningrum.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Anggota DPRD Kota Tangerang, Yeni Kusumaningrum mengajak Karang Taruna (Kartun) untuk berkolaborasi dengan remaja Masjid. Ini dilakukan dalam upaya menangkal kenakalan remaja yang kian marak.
Hal itu disampaikan Yeni saat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang digelar di Kantor Kecamatan Cibodas, belum lama ini.
Kehadiran legislator ini bertujuan untuk mengawal langsung usulan masyarakat agar dapat terealisasi dalam program kerja pemerintah daerah pada tahun 2027 nanti.
Dalam Musrenbang tersebut, hal yang menarik dan mencuri perhatian adanya usulan dari perwakilan pemuda dari Karang Taruna di salah satu kelurahan, menyampaikan aspirasi terkait pentingnya pemberdayaan kepemudaan. Mereka menyoroti perlunya dukungan untuk menyosialisasikan bahaya pengaruh negatif, baik di lingkungan sosial nyata maupun di platform digital.
Menanggapi hal tersebut, Yeni memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian para pemuda. Menurutnya, benteng utama dalam menghadapi kenakalan remaja adalah kegiatan positif yang terstruktur.
”Saya mendorong teman-teman Karang Taruna untuk berkolaborasi dan bergabung dengan remaja Masjid. Giatkan kembali kegiatan keagamaan dengan mengajak remaja-remaja di lingkungan sekitar,” ujar Yeni saat ditemui, Kamis, 19 Februari 2026.
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan, bahwa sinergi antara organisasi kepemudaan dan lembaga keagamaan sangat efektif untuk menyisipkan pesan-pesan edukatif. Melalui kegiatan yang menarik, para pemuda dapat lebih mudah disosialisasikan untuk menghindari hal-hal pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, aksi kenakalan remaja seperti tawuran dan balap liar, serta paparan konten negatif di media sosial.
”Sambil berkegiatan positif, selipkan sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan dampak buruk kenakalan remaja. Dengan begitu, kita membangun sumber daya manusia yang berkualitas dari akarnya,”
Sepanjang jalannya forum, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh isu infrastruktur fisik, seperti perbaikan jalan lingkungan dan pengaspalan ulang. Kemudian normalisasi drainase guna mengantisipasi genangan saat musim hujan.
”Ada juga warga yang baru terkena PHK meminta diakomodir BPJS kesehatan yang dibiayai pemerintah termasuk peningkatan layanan dan jangkauan BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (ziz)
Sumber:
