SDN Cikasungka IV Tunggu Kepastian Jam Sekolah Selama Ramadan
KEGIATAN: Siswa dan guru SDN Cikasungka IV sedang melakukan kegiatan. Pihak SDN Cikasungka IV masih menunggu jadwal jam sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang saat bulan Ramadan agar siswa tetap bersemangat ke sekolah.(Randy/Tangerang Ekspre--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Cikasungka IV, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, akan segera mengumumkan waktu jam sekolah selama bulan suci Ramadan. Pengaturan jam sekolah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal, serta mencegah siswa datang terlambat.
SDN Cikasungka IV terus memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi siswa, termasuk selama bulan suci Ramadan, dengan tetap mengedepankan kedisiplinan, semangat belajar, dan pembentukan karakter peserta didik. Kepala SDN Cikasungka IV Imas Permassari, mengatakan, pihak sekolah saat ini masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terkait penetapan jam sekolah selama Ramadan. Meski demikian, pihak sekolah telah melakukan persiapan agar nantinya siswa dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan jadwal baru yang akan diterapkan.
“Untuk jam sekolah selama bulan Ramadan, kami masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Setelah ada surat edaran dan ketetapan resmi, kami akan segera menyosialisasikan kepada seluruh orang tua siswa dan peserta didik. Ini agar tidak terjadi kebingungan,” ujar Imas Permassari saat ditemui di sekolah oleh Tangerang Ekspres, Senin (9/2).
Ia menjelaskan, penyesuaian jam sekolah selama Ramadan sangat penting dilakukan. Hal ini agar siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran dengan baik meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu, pengaturan jam sekolah juga bertujuan untuk menjaga kedisiplinan siswa agar tetap datang tepat waktu ke sekolah.
“Penyesuaian jam sekolah ini bukan hanya soal mempersingkat waktu belajar, tetapi bagaimana kami tetap menjaga semangat belajar anak-anak. Kami tidak ingin siswa menjadi malas atau justru sering terlambat dengan alasan berpuasa. Justru Ramadan ini kami jadikan momentum untuk menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab,” jelasnya.
Menurut Imas, pihak sekolah juga akan mengingatkan para siswa agar tetap fokus dan bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar selama bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa berpuasa bukan menjadi alasan untuk menurunkan kualitas belajar.
“Kami selalu mengingatkan kepada anak-anak bahwa puasa bukan penghalang untuk tetap belajar dengan baik. Mereka harus tetap semangat, fokus saat guru menjelaskan pelajaran, dan tetap menjaga sikap di lingkungan sekolah. Ramadan justru menjadi momen yang baik untuk melatih kesabaran, kedisiplinan, dan meningkatkan karakter positif siswa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Imas Permassari menambahkan bahwa pihak sekolah akan bekerja sama dengan para guru untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman selama Ramadan, sehingga siswa tetap merasa antusias mengikuti pembelajaran meski dengan kondisi berpuasa.(ran)
Sumber:

