BJB FEBRUARI 2026

SDN Cikasungka IV Tunggu Kepastian Jam Sekolah Selama Ramadan

SDN Cikasungka IV Tunggu Kepastian Jam Sekolah Selama Ramadan

KEGIATAN: Siswa dan guru SDN Cikasungka IV sedang mela­ku­kan kegiatan. Pihak SDN Cikasungka IV masih menunggu jad­wal jam sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang saat bulan Ramadan agar siswa tetap bersemangat ke sekolah.(Randy/Tangerang Ekspre--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Cika­sungka IV, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, akan segera mengumumkan waktu jam sekolah selama bulan suci Ramadan. Pengaturan jam sekolah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal, serta mencegah siswa datang ter­lambat.

SDN Cikasungka IV terus memberikan pelayanan pen­didikan yang terbaik bagi siswa, termasuk selama bulan suci Ramadan, dengan tetap mengedepankan kedisiplinan, semangat belajar, dan pem­bentukan karakter peserta didik. Kepala SDN Cikasungka IV Imas Permassari, me­nga­takan, pihak sekolah saat ini masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terkait penetapan jam sekolah sela­ma Ramadan. Meski demi­kian, pihak sekolah telah me­lakukan persiapan agar nantinya siswa dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan jadwal baru yang akan diterapkan.

“Untuk jam sekolah selama bulan Ramadan, kami masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Pendidikan Kabu­paten Tangerang. Setelah ada surat edaran dan ketetapan resmi, kami akan segera me­nyosialisasikan kepada se­luruh orang tua siswa dan peserta didik. Ini agar tidak terjadi kebingungan,” ujar Imas Permassari saat ditemui di sekolah oleh Tangerang Ekspres, Senin (9/2).

Ia menjelaskan, penyesuaian jam sekolah selama Ramadan sangat penting dilakukan. Hal ini agar siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran de­ngan baik meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu, pengaturan jam sekolah juga bertujuan untuk menjaga kedisiplinan siswa agar tetap datang tepat waktu ke sekolah.

“Penyesuaian jam sekolah ini bukan hanya soal mem­persingkat waktu belajar, te­tapi bagaimana kami tetap menjaga semangat belajar anak-anak. Kami tidak ingin siswa menjadi malas atau jus­tru sering terlambat de­ngan alasan berpuasa. Justru Rama­dan ini kami jadikan momentum untuk menanam­kan nilai disiplin dan tang­gung jawab,” jelasnya.

Menurut Imas, pihak sekolah juga akan mengingatkan para siswa agar tetap fokus dan bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar sela­ma bulan Ramadan. Ia mene­gaskan bahwa berpuasa bukan menjadi alasan untuk me­nurunkan kualitas belajar.

“Kami selalu mengingatkan kepada anak-anak bahwa pua­sa bukan penghalang un­tuk tetap belajar dengan baik. Mereka harus tetap se­mangat, fokus saat guru men­je­laskan pelajaran, dan tetap menjaga sikap di lingkungan sekolah. Ramadan justru men­jadi momen yang baik untuk melatih kesabaran, ke­disiplinan, dan mening­katkan karakter positif siswa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Imas Per­mas­sari menambahkan bahwa pihak sekolah akan bekerja sama dengan para guru untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman selama Rama­dan, sehingga siswa tetap merasa antusias mengikuti pembelajaran meski dengan kondisi berpuasa.(ran)

Sumber: