10 Ribu Al-Qur’an untuk Program Serang Mengaji
Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Ketua BWA Muhammad Ihsan Salam saat melakukan penandatanganan MoU di Puspemkot Serang, Senin (26/1).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperoleh bantuan sebanyak 10.000 Al-Qur’an dari Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program Serang Mengaji. Bantuan tersebut diberikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Serang dan BWA di Puspemkot Serang, Senin (26/1).
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an masyarakat tanpa membebani anggaran daerah.
“Alhamdulillah, program Serang Mengaji dapat berjalan tanpa menggunakan APBD. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BWA,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, 10.000 Al-Qur’an tersebut akan didistribusikan ke sekolah, madrasah, dan pondok pesantren di bawah kewenangan Pemkot Serang, mulai dari jenjang SD hingga SMP. Selain bantuan Al-Qur’an, Pemkot Serang juga memperoleh dukungan aplikasi Serang Mengaji yang disiapkan oleh BWA.
“Seluruh program ini dijalankan tanpa APBD. Bahkan kami justru mendapatkan berbagai bantuan lain, termasuk santunan bagi warga terdampak musibah serta rencana program sosial dan rehabilitasi sekolah,” katanya.
Budi berharap, program Serang Mengaji mampu membentuk generasi muda Kota Serang yang sejak dini memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, sekaligus berakhlak dan beradab sesuai ajaran agama. Pendistribusian Al-Qur’an pun dijadwalkan segera berjalan dalam waktu dekat.
Sementara itu, Ketua Badan Wakaf Al-Qur’an Indonesia, Muhammad Ihsan Salam, menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung penuh program Serang Mengaji melalui pendistribusian Al-Qur’an dan pembinaan guru ngaji.
“Untuk Kota Serang, kami telah menyalurkan 10.000 Al-Qur’an. Ke depan, kami menargetkan penggalangan 100.000 Al-Qur’an untuk wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.
Ia menambahkan, BWA juga menyiapkan program penguatan guru ngaji sebagai upaya menekan angka buta aksara Al-Qur’an. Berdasarkan data Kementerian Agama dan riset perguruan tinggi, sekitar 72,25 persen umat Muslim di Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an.
“Penyaluran Al-Qur’an sudah dilakukan secara bertahap. Sebanyak 5.000 telah dikirim, dan sisanya akan menyusul sebelum pelaksanaan Serang Mengaji,” kata Ihsan.
Ke depan, BWA bersama Pemkot Serang dan Kementerian Agama akan melakukan pendataan lembaga pendidikan Al-Qur’an, termasuk madrasah dan TPQ, serta merencanakan pemberian honor bagi pendidik Al-Qur’an pada tahun mendatang. (ald)
Sumber:

