Sejumlah Titik Tol Tamer Tergenang Banjir
Sejumlah petugas dari Astra Infra Tol Tamer membuat tanggul di jalan Tol Tamer, Minggu (25/1). (ASTRA INFRA FOR TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sejumlah titik di Tol Tangerang-Merak (Tamer) tergenang banjir hingga mencapai ketinggian 80 sentimeter (cm) sejak Sabtu (24/1). Banjir tersebut disebabkan meluapnya sungai Cidurian dan mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang.
Terdapat dua titik banjir pada Sabtu (24/1) yakni di KM 38 arah Jakarta dan KM 50 arah Merak dan Jakarta. ASTRA menyebut ketinggian genangan air mulai dari jam 07.30 pagi di KM 38 arah Jakarta tercatat mencapai 40 cm, sementara di KM 50 di kedua arah Merak dan Jakarta ketinggian genangan berada pada kisaran 30-80 cm dengan titik genangan terdalam di arah Merak.
Sedangkan pada Minggu (25/1), KM 38 (Arah Jakarta) sudah mulai surut hingga di ROW, kemudian di KM 50 arah Merak dan Jakarta dengan ketinggian mencapai 30 cm, sudah dapat dilintasi semua lajur untuk semua golongan kendaraan.
Kemudian terdapat titik banjir lainnya di KM 48 arah merak dengan ketinggian 30.
Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan ASTRA Tol Tamer, Sri Mulyo mengatakan, pihaknya melalui Badan usaha jalan tol ruas Tangerang–Merak, ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak (ASTRA Tol Tamer), dalam 2 hari terakhir tengah fokus pengendalian aliran air genangan melalui pembersihan crossing-crossing saluran dari sampah maupun tanaman dan ranting yang terbawa limpasan air sekitar tol.
"Sehingga tidak menghambat aliran ke titik rendah, serta menambah produksi dan pemasangan sandbag di titik genangan eksisting dan baru," katanya dalam keterangan, Minggu (25/1).
Selain itu, pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan, ketinggian genangan air selama 24 jam. Kemudian pengerahan petugas siaga di lokasi untuk penanganan genangan dan pengaturan lalu lintas. Pemasangan penambahan rambu peringatan dan pengamanan area genangan.
Serta memberikan informasi berkala melalui saluran informasi, media Variable Message Sign (VMS) baik di jalur maupun mobile VMS dan serta live report berkala di media sosial ASTRA Tol Tamer.
"Fokus kami, memastikan saluran-saluran crossing tidak tertutup sampah yang terbawa dari luapan air dan membuat tali air untuk mengalirkan air genangan di jalur tol" ungkap Sri.
Sementara itu, Humas ASTRA Infra Tol Tamer, Uswatun Hasanah mengatakan, sejak Sabtu pihaknya telah mengerahkan petugas siaga di lokasi untuk pemantauan dan pengaturan lalu lintas.
Kemudian pembuatan tanggul sementara menggunakan sandbag berlapis di sepanjang ROW dan bahu jalan area genangan.
Pembuatan dan pengaturan tali-tali air guna mengarahkan aliran air dan mempercepat proses surutnya genangan. Termasuk juga dengan koordinasi intensif dengan pihak terkait, diantaranya Balai Jalan, Balai Sungai Provinsi Banten dan Kepolisian.
"Dengan kondisi intensitas hujan yang masih akan berlangsung beberapa hari kedepan, kami upayakan penanganan optimal di lapangan, dan terus melakukan pantauan kondisi ketinggian air sungai dan luapannya di sekitar Jalan Tol " paparnya. (mam)
Sumber:

