BJB NOVEMBER 2025

Pemkot Tangerang Bakal Gelar Peringatan Peristiwa Lengkong

Pemkot Tangerang Bakal Gelar Peringatan Peristiwa Lengkong

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Ta­nge­rang bakal menggelar pe­ringatan peristiwa Lengkong di Museum Taman Makan Pah­lawan (TMP) Taruna dalam waktu dekat ini. Ini dilakukan sebagai pengingat peristiwa sejarah bangsa yang terjadi di Tangerang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan mengatakan, Pem­kot Tangerang bekerjasama dengan Yayasan 25 Januari rencananya akan melaksanakan kegiatan peringatan Peristiwa Lengkong

”Waktunya belum final, apa­kah nanti nanti kita infor­ma­sikan kembali,” kata Boyke 

Boyke menuturkan, kegiatan peringatan Peristiwa Lengkong bertujuan untuk mengenalkan sejarah kepada masyarakat lu­as khususnya masyarakat Kota Tangerang dan juga bagi para pelajar maupun maha­siswa.

”Sejarah peristiwa lengkong pada tanggal 25 Januari tahun 1946 itu diharapkan menjadi motivasi, dijadikan semangat bagi para generasi muda khu­susnya yang ada di Kota Ta­nge­rang untuk terus menum­buhkan jiwa patriotisme dan jiwa nasionalisme,” ujar Boyke.

Dia menjelaskan, peristiwa lengkong terjadi satu tahun se­telah Indonesia merdeka. Kala itu, meski Indonesia telah mem­proklamasikan kemer­dekaan namun tentara Jepang masih bermukim di wilayah sekitar Tangerang terutama di Lengkong, Kota Tangerang Se­latan.

Saat itu, lanjut Boyke, Aka­demi Militer Tangerang yang ada di Kota Tangerang dipimpin oleh Mayor Dan Mogot dan juga pasukan AKMIL bergerak untuk menuju Lengkong.

”Di sana ada markasnya ten­tara Jepang akhirnya mereka berdiskusi, bagaimana caranya melucuti senjata tentara Je­pang,” ujar Boyke.

Namun, dalam peristiwa ter­se­but, terjadilah peristiwa leng­kong dengan gugurnya Mayor Dan Mogot dan beberapa perwira serta Taruna Akademi Militer Tangerang.

Para pahlawan peristiwa Lengkong dimakamkan di Ta­man Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang ini,” jelasnya.

Menurut Boyke, untuk menge­nal sejarah peristiwa Lengkong, kepada masyarakat, Pemkot Tangerang mendirikan museum juang Taman Makam Pahlawan Taruna tersebut. Sehingga ma­syarakat bisa berkunjung, ber­ziarah ke Taman Makam Pah­lawan ini,”

Guna melengkapi museum Juang TMP Taruna, lanjut Boy­ke, pihaknya akan melengkapi dengan ruang visual atau mini teater. Hal itu untuk lebih me­mahami semangat juang para pahlawan peristiwa Lengkong.

”Tentunya dengan melihat audio visual di museum ini sebagai pengenalan sejarah di peristiwa lengkong tersebut untuk melengkapinya,” ujar Boyke.

Selain itu, seiring dengan perkembangan zaman, Boyke yang juga pembina kebudayaan dan sejarah  Kota Tangerang, Disbupar Kota Tangerang akan merevitalisasi museum ter­sebut.

Sumber: