BJB NOVEMBER 2025

Tekan Stunting, Gerebek Posyandu di 9 Desa

Tekan Stunting, Gerebek Posyandu di 9 Desa

GEREBEK POSYANDU: Puskesmas Gunung Kaler resmi memulai aksi nyata dalam menekan angka stunting melalui program Gerebek Posyandu 5–15 Januari 2026. Foto: Kecamatan Gunung Kaler.-Zakky Adnan/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, GUNUNG KALERPuskesmas GUNUNG KALER resmi memulai aksi nyata dalam menekan angka stunting melalui program Gerebek Posyandu. Kegiatan yang menyasar balita di 9 desa se-Kecamatan GUNUNG KALER.

Peluncuran perdana program ini dilaksanakan di Posyandu Sakura 5, Kampung Kelampok, Desa Kedung. Acara dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gunung Kaler H. Subhan didampingi Kasi Trantibum Fahrurroji dan Kepala Desa Kedung H. Saadullah.

Sekcam Gunung Kaler menegaskan, Gerebek Posyandu merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan kesehatan generasi mendatang. Ia mengajak seluruh orang tua yang memiliki balita untuk memanfaatkan momentum ini.

”Senin, kita launching program Gerebek Posyandu. Tahun ini, pertama di Desa Kedung. Ayo kita serbu acara ini, periksa balita kita agar semuanya sehat dan terhindar dari stunting,” tegas H. Subhan melalui keterangannya, Selasa (6/1).

Berdasarkan informasi dari PKM Gunung Kaler, kegiatan ini akan berkeliling ke berbagai titik di 9 desa untuk memastikan cakupan layanan yang merata. Beberapa lokasi yang akan dikunjungi.

Antara lain, Posyandu Sakura Desa Kedung 1–7 (5 Januari). Posyandu Anyelir Desa Rancagede 1–7 (6 Januari). Posyandu Nusa Indah Desa Onyam 1–7 (7 Januari). Posyandu Cempaka Desa Sidoko 1–7 (8 Januari).

Kemudian, Posyandu Bougenville Desa Tamiang 1–12 (9–10 Januari). Posyandu Kembang Sepatu Desa Cipaeh 1–7 (12 Januari).

Berikutnya, Posyandu Kamboja Desa Gunung Kaler 1–7 (13 Januari). Posyandu Dahlia Desa Cibetok 1–5 (14 Januari) dan Posyandu Matahari Desa Kandawati 1–5 (15 Januari).

Pihak Puskesmas menghimbau masyarakat yang akan datang ke lokasi untuk memperhatikan beberapa persyaratan administratif dan teknis.

Yaitu, membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), membawa buku KIA/Buku Pink, memakaikan bayi/balita dengan pakaian dan celana setipis mungkin agar proses penimbangan dan pengukuran lebih akurat.

Dengan adanya Gerebek Posyandu ini, diharapkan target penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Gunung Kaler dapat tercapai secara maksimal melalui deteksi dini dan intervensi kesehatan yang tepat sasaran. (zky)

Sumber: