Pembangunan U-Ditch Antisipasi Genangan
U-DITCH: Pemdes Jatimulya terus melakukan pembangunan dan perbaikan u-ditch di lingkungan untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. -Randy Yasetiawan/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemerintah Desa (Pemdes) Jatimulya, Kecamatan Kosambi, terus melakukan pembangunan saluran air atau u-ditch secara bertahap di sejumlah titik lingkungan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan air saat musim hujan.
Pembangunan dilakukan terhadap u-ditch yang mengalami kerusakan maupun yang membutuhkan perawatan. Dengan saluran air yang berfungsi secara optimal, diharapkan aliran air hujan dapat mengalir lancar sehingga tidak menggenangi jalan maupun permukiman warga.
Kepala Desa Jatimulya, Poniman, mengatakan pembangunan dan perbaikan saluran drainase menjadi salah satu program prioritas desa karena memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
"Pembangunan u-ditch kami lakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan. Saluran air yang rusak kami perbaiki agar kembali berfungsi dengan baik. Tujuannya jelas, yakni mengurangi bahkan mencegah terjadinya genangan air ketika hujan turun dengan intensitas tinggi," ujar Poniman kepada Tangerang Ekspres, Senin (13/7).
Ia menjelaskan, sebagian besar saluran air yang mengalami kerusakan kini telah diperbaiki dan dibangun. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi khawatir terhadap genangan yang selama ini kerap muncul di beberapa titik lingkungan.
"Alhamdulillah, sebagian besar u-ditch yang mengalami kerusakan sudah kami benahi. Kami ingin masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung, baik dari sisi kenyamanan maupun kelancaran aktivitas sehari-hari. Saluran yang baik akan membuat air cepat mengalir dan tidak meluap ke jalan ataupun ke lingkungan permukiman," katanya.
Meski demikian, Poniman mengakui masih terdapat beberapa titik saluran yang akan menjadi target perbaikan dan pembangunan berikutnya. Pemerintah desa telah memasukkan pekerjaan tersebut ke dalam program pembangunan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
"Kami masih memiliki beberapa lokasi yang akan diperbaiki. Semua akan kami kerjakan secara bertahap agar seluruh jaringan drainase di Desa Jatimulya dapat berfungsi secara maksimal. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas infrastruktur demi kepentingan masyarakat," ungkapnya.
Poniman juga mengajak seluruh warga untuk ikut menjaga saluran air yang telah diperbaiki. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam merawat fasilitas umum.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah ke dalam saluran air. Sampah menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase yang akhirnya menimbulkan genangan. Menjaga kebersihan u-ditch merupakan tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Selain itu, ia meminta warga tidak mendirikan bangunan di atas saluran u-ditch karena dapat merusak konstruksi serta menghambat proses pembersihan dan perawatan saluran.
"Jangan membangun di atas u-ditch karena selain dapat merusak konstruksinya, juga mengganggu jalannya air saat musim hujan. Ketika saluran tertutup bangunan, proses pemeliharaan menjadi sulit dan risiko terjadinya genangan akan semakin besar," jelas Poniman.
Ia berharap, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat sehingga pembangunan yang telah dilakukan pemerintah desa dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Kami akan terus berupaya memperbaiki infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat. Namun, kami juga berharap warga ikut menjaga hasil pembangunan tersebut. Jika saluran air tetap bersih dan terawat, maka lingkungan akan lebih nyaman, sehat, dan terhindar dari genangan saat musim hujan," tutupnya. (ran)
Sumber:

