BJB FEBRUARI 2026

Fokus Solusi Atasi Pengangguran

Fokus Solusi Atasi Pengangguran

RESES: Yacub Anggota DPRD Kabupaten Tangerang asal Dapil 5 mengunjungi konstituennya di Desa Peusar, Kecamatan Panongan.(Dani Mukarom/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, PANONGAN — Menjemput aspirasi di awal masa reses pertama tahun sidang 2025-2026, Yacub Anggota DPRD Kabupaten Tangerang asal Dapil 5 turun langsung menemui warga Desa Peusar, Kecamatan Panongan. Pertemuan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini belum terakomodasi sepenuhnya oleh pemerintah daerah. 

Dalam dialog yang berlangsung hangat, terungkap bahwa Desa Peusar mendapatkan perhatian cu­kup signifikan dalam dua tahun terakhir. Ber­dasarkan laporan dari pihak pemerintah desa, tercatat sekitar 21 judul kegiatan pembangunan telah dan sedang direalisasikan di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

”Alhamdulillah, untuk tahun ini porsinya memang lebih banyak untuk Desa Pesar dibanding tahun sebelumnya. Namun, kami memastikan semua desa di tiga kecamatan dalam daerah pemilihan saya mendapatkan jatah pembangunan yang merata,” ujar Yakub di Kantor Desa Peusar, Selasa 10 Februari 2026.

Salah satu isu krusial yang mencuat adalah tingginya angka pengangguran di tengah kawasan industri. Desa Peusar, yang dikenal sebagai bagian dari kawasan industri Millenium, masih menyisakan pemandangan miris berupa pemuda setempat yang hanya menjadi penonton di tengah banyaknya pendatang yang bekerja di perusahaan sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Yakub menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memper­juangkan penyerapan tenaga kerja lokal. Ia be­rencana melakukan kunjungan langsung ke per­usahaan-perusahaan di wilayah Desa Peusar dan Desa Mekarbakti untuk memastikan warga sekitar diprioritaskan dalam rekrutmen.

”Dalam hati kecil kami, kami tetap mem­per­juangkan pengurangan pengangguran. Kami sudah meminta kepada pihak perusahaan agar warga Desa Pesar dan Mekarbakti bisa diakomodir. Tahun ini, kami akan hadir kembali ke perusahaan-perusahaan tersebut untuk menindaklanjutinya,” tegasnya.

Salah satu warga, Mahyadi mengatakan anggota legislatif maupun pemerintah daerah perlu mendengar dan melihat kondisi masyarakat secara langsung, sehingga kebijakan dan pembangunan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. 

”Tadi kami menyampaikan beberapa aspirasi langsung kepada Pak Yakub, mulai dari soal infrastruktur hingga masalah pengangguran,” ucapnya.(dan)

Sumber: