BJB NOVEMBER 2025

SDN Cukanggalih I: Bimtek Guru Tingkatkan Kualitas Mengajar

SDN Cukanggalih I: Bimtek Guru Tingkatkan Kualitas Mengajar

BIMTEK: Guru SDN Cukanggalih I saat mengikuti Bimtek dalam rangka meningkatkan kualitas mengajar.(Dok. SDN Cungkanggalih I For Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Cukanggalih I menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk para guru. Dalam Bimtek tersebut guru diberikan arahan mengenai proses pembe­lajaran.

Dalam Bimtek ini, guru di­up­grade cara memberikan pelajaran yang berkualitas. Para guru SDN Cung­kanggalih I juga diarahkan untuk bisa berbagi pengalaman, agar mereka tahu masalah yang terjadi pada guru saat mengajar. Lewat berbagi pengalaman ini akan ada solusi dan juga ada peningkatan memberikan pembe­lajaran. Apalagi, mengajar siswa SD butuh kesabaran karena masih dalam tahap pembi­naan dasar.

Kepala SDN Cukangalih I Lina Karmila mengatakan, Bimtek yang dilakukan ini sebagai salah satu program dan cara agar para guru semangat dalam mengajar. Jadi dengan adanya Bimtek, para guru bisa meningkat cara meng­ajar siswa SD.

”Di sini ada guru senior. Meraka saling berbagi pengalaman bagai­mana proses mengajar siswa. Biasa­nya guru ada kesulitan dalam meng­ajar siswa kelas 1. Melalui Bimtek ini bisa mendapatkan pen­cerahan dan pengalaman,” ujarnya kepada Tangerang Eks­pres, Kamis (23/10).

Lina menambahakan,  pihaknya akan terus melakukan Bimtek atau­pun hal lainnya untuk bisa me­ningkatkan kualitas mengajar guru.

”Saya akan terus buat pelatihan ataupun Bimtek dalam rangka me­ningkatkan kualitas mengajar guru. Sehingga para guru  bisa terus dapat semangat dan update terbaru ten­tang cara mengajar,” paparnya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga akan menampung apa yang men­jadi keluhan guru. Keluhan ini ha­rus di tampung agar apa yang menjadi kendala dalam mengajar dapat dicarikan solusi. 

”Penting bagi kami menerima keluhan para guru, agar mereka bisa berkeluh kesah dan juga bisa memberikan informasi mengenai kendala yang mereka alami. Hal tersebut, menjadi sebuah cara agar guru merasa diayomi,” tutupnya.(ran)

Sumber: