BJB

Pemkab Lebak Perkuat Kolaborasi Mitigasi Risiko Bencana

Pemkab Lebak Perkuat Kolaborasi Mitigasi Risiko Bencana

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah memimpin rakor kebencanaan di Kawasan Agrowisata Cikapek, Selasa (28/7). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penang­gulangan Bencana bertema "Ko­laborasi dan Gotong Royong me­lalui Mitigasi dan Pengurangan Risiko Bencana" yang berlangsung di Kawasan Agrowisata Cikapek, Selasa (28/7).

Dalam arahannya, Amir mene­gaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi, koordinasi, dan ko­mitmen dari seluruh pihak. 

Menurutnya, keberhasilan pe­nanggulangan bencana tidak ha­nya ditentukan pada saat terjadi bencana, tetapi juga melalui upaya mitigasi dan kesiapsiagaan yang dilakukan sejak dini. 

"Tahap pertama adalah penguat­an mitigasi dan kesiapsiagaan. Penanggulangan bencana yang efektif dimulai jauh sebelum ben­cana terjadi melalui upaya pen­cegahan, edukasi, dan pe­ningkatan kapasitas masyarakat. Tahap kedua adalah tanggap darurat, yaitu memberikan respons yang cepat, tepat, dan terpadu ketika bencana terjadi, dengan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama. Sedangkan tahap ketiga adalah pemulihan dan rekonstruksi pascabencana yang tangguh agar masyarakat dapat segera bangkit kembali," kata Amir. 

Melalui rapat koordinasi ini, Amir berharap terbangun koor­dinasi yang semakin solid antar­instansi, sehingga upaya mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan da­rurat, hingga pemulihan pasca­bencana dapat dilaksanakan secara efektif, terpadu, dan berkelanjutan demi meningkatkan ketangguhan Kabupaten Lebak dalam meng­hadapi berbagai ancaman bencana. 

Sukanta, Kepala BPBD Lebak menambahkan, rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat sinergi antar­perang­kat daerah, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan penang­gulangan bencana. 

"Kegiatan ini bertujuan menye­laraskan strategi penanggulangan bencana lintas sektor, memetakan potensi sumber daya yang dimiliki, serta merumuskan langkah-lang­kah mitigasi yang komprehensif, baik secara struktural maupun nonstruktural, guna mewujudkan Kabupaten Lebak yang aman, tangguh, dan sejalan dengan visi Lebak Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin," ucapnya. (fad)

Sumber: