Disnaker Gelar Pelatihan Berbasis Keterampilan
Kepala Disnaker Lebak Dedi Lukman Indepur memberikan keterangan kepada awak media, belum lama ini. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Guna mendorong kemandirian perekonomian masyarakat, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak menggelar pelatihan empat jenis keterampilan.
Rully Charuliyanto, Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak mengatakan, empat jenis keterampilan yang diselenggarakan Disnaker tersebut yaitu komputer, menjahit, otomotif, dan digital printing.
"Kami berharap dengan pelatihan dan keterampilan yang dimiliki, masyarakat memiliki kemandirian ekonomi, serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan," kata Rully kepada wartawan, di Rangkasbitung, Senin (18/5).
Menurutnya, pelatihan berbasis keterampilan sangatlah penting, karena pasar kerja yang dibutuhkan adalah kompetensi dan kecakapan kerja.
"Peserta masing-masing jenis keterampilan 16 orang. Untuk pelaksanaannya dalam waktu dekat. Yang jelas semua biaya pelatihan itu dari alokasi APBD," ujarnya.
Rully menjelaskan, sesuai dengan rencana pelatihan ketrampilan empat jenis tersebut dilakukan selama tiga bulan bertempat di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemkab Lebak.
Untuk pelatihan, kata Rully, akan dibimbing langsung para instruktur sesuai keahliannya yang sudah mengantongi sertifikasi nasional, sehingga bisa menularkan ilmunya kepada peserta pencari kerja.
"Kami berharap, setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta dapat memiliki pekerjaan yang layak atau menciptakan usaha sendiri," paparnya.
Dedi Lukman Indepur, Kepala Disnaker Lebak menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya di Lebak. Dengan memiliki kompetensi lebih, diharapkan calon tenaga kerja akan mampu dan lebih siap dalam memasuki dunia kerja baik lokal, regional, nasional bahkan internasional.
Dikatakan dia, dengan berbekal keterampilan, diharapkan para peserta pelatihan dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya dan dapat memperoleh penghasilan melalui usaha mandiri maupun bekerja pada perusahaan-perusahaan.
"Diharapkan para peserta setelah mengikuti pelatihan akan memperoleh keterampilan yang akan menjadi bekal untuk masuk ke dunia kerja," ucapnya. (fad)
Sumber:
