Perbaikan Jalan Nasional Lambat
Seorang pemotor melintas di Jalan Nasional Rangkasbitung-Cipanas, Kabupaten Lebak yang sedang diperbaiki, Senin (11/5). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Perbaikan jalan nasional Rangkasbitung-Cipanas, tepatnya di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dinilai lambat dan terkesan ogah-ogahan, sehingga mengganggu aktivitas warga dan menjadi rawan kecelakaan.
Abdul Rohman, mantan Anggota DPRD Lebak mendesak instansi terkait agar segera merespons dan mengambil langkah-langkah percepatan perbaikan di jalan nasional tersebut.
"Kalau bisa dipercepat jangan diperlambat. Kami dan masyarakat menilai pengerjaannya sangat lambat dan kesannya ogah-ogahan, karena sudah lama dan berbulan-bulan," katanya kepada wartawan, Senin (11/5).
Dalam pengamatannya, dirinya sering mendapati tidak ada aktivitas pengerjaan di lokasi proyek. Sistem buka tutup selama 24 jam jelas memengaruhi produktivitas masyarakat dan rawan kecelakaan. Karena, di lokasi minim penerangan jalan.
"Jika malam gelap, karena tidak ada penerangan jalan umum, sehingga rawan kecelakaan," ujarnya.
Menurutnya, organisasi perangkat daerah (OPD) mestinya ikut memantau karena bagaimana pun ruas jalan ini berada di daerah.
"Ini sepertinya tidak ada pengawasan, sehingga pekerjaan asal-asalan," paparnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh mengatakan, pengerjaan jalan nasional merupakan kewenangan Satker PJN.
"Insya Allah nanti akan saya sampaikan ke PPK (pejabat pembuat komitmen), agar keluhan masyarakat bisa segera direspons," ucapnya. (fad)
Sumber:
