BJB FEBRUARI 2026

Perbaikan Jalan Nasional Lambat

Perbaikan Jalan Nasional Lambat

Seorang pemotor melintas di Jalan Nasional Rangkasbitung-Cipanas, Kabupaten Lebak yang sedang diperbaiki, Senin (11/5). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Perbaikan jalan nasio­nal Rangkasbitung-Ci­panas, tepat­nya di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dinilai lambat dan ter­kesan ogah-ogahan, se­hingga mengganggu aktivitas warga dan menjadi rawan ke­celakaan.

Abdul Rohman, mantan Ang­gota DPRD Lebak mendesak instansi terkait agar segera merespons dan mengambil langkah-langkah percepatan perbaikan di jalan nasional tersebut.

"Kalau bisa dipercepat jangan diperlambat. Kami dan ma­syarakat menilai pengerja­annya sangat lambat dan kesan­nya ogah-ogahan, karena sudah lama dan berbulan-bulan," katanya kepada wartawan, Senin (11/5).

Dalam pengamatannya, diri­nya sering mendapati tidak ada aktivitas pengerjaan di lokasi proyek. Sistem buka tu­tup selama 24 jam jelas me­me­ngaruhi produktivitas ma­syarakat dan rawan kecelakaan. Karena, di lokasi minim pe­nerangan jalan.

"Jika malam gelap, karena tidak ada pene­rangan jalan umum, sehingga rawan kece­lakaan," ujarnya.

Menurutnya, organisasi pe­rangkat daerah (OPD) mestinya ikut memantau karena bagai­mana pun ruas jalan ini berada di daerah.

"Ini sepertinya tidak ada pe­ngawasan, sehingga pekerjaan asal-asalan," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh mengatakan, pengerjaan jalan nasional meru­pakan kewenangan Satker PJN.

"Insya Allah nanti akan saya sampaikan ke PPK (pejabat pembuat komitmen), agar keluhan masyarakat bisa segera direspons," ucapnya. (fad)

Sumber: