BJB FEBRUARI 2026

Pembangunan Flyover Ditarget Rampung Desember

Pembangunan Flyover Ditarget Rampung Desember

Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau jalan yang akan dibangun flyover di Kota Serang, belum lama ini.--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Proyek pem­ba­ngunan jalan layang atau flyover di Trondol, Kota Serang resmi memasuki tahapan pengerjaan fisik. Saat ini, pihak pelaksana mulai melakukan mobilisasi alat berat ke lokasi proyek se­telah menyelesaikan tahapan Pre-Construction Meeting (PCM).

Rencananya, pemasangan fondasi pertama akan mulai dilaksanakan pada 13 Mei ini. Hal ini menandai dimulainya pengerjaan konstruksi secara masif setelah proses penan­datanganan kontrak selesai dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan bahwa pro­yek konstruksi yang menjadi salah satu prioritas pem­ba­ngunan infrastruktur di Ibu Kota Provinsi Banten akan se­gera dimulai.

"Tanggal 13 ya kita mulai pengerjaan," katanya melalui sambungan telepon seluler, Senin (11/5).

Ia menjelaskan, proyek ini menelan anggaran sekitar Rp20 miliar. Pemprov Banten menar­getkan proyek ini dapat berfung­si dan selesai sepenuhnya pada Desember ini.

"Targetnya Desember sudah selesai. Saat ini sudah tahap mobilisasi alat, dan tanggal 13 kita sudah mulai masuk ke pemasangan fondasi," ujarnya.

Ia mengaku, untuk menjaga kualitas bangunan, proses pe­ngerjaan akan diawasi secara berlapis, mulai dari konsultan pengawas, internal Dinas PUPR, hingga pelibatan masyarakat.

"Kita ada konsultan pengawas, dari pihak PUPR juga turun. Bahkan kita minta masyarakat ikut mengontrol agar hasilnya sesuai harapan," tuturnya.

Terkait dampak pembangunan terhadap kelancaran lalu lintas, pihak penyelenggara memas­tikan telah berkoordinasi de­ngan kepolisian untuk skema pengalihan arus. Sosialisasi kepada pengguna jalan pun telah mulai dilakukan agar ti­dak terjadi penumpukan ken­daraan di area proyek.

"Kita sudah lakukan koordi­nasi dengan pihak kepolisian untuk mengatur lalu lintas," ungkapnya. 

Sebelumnya, Gubernur Ban­ten, Andra Soni, menga­takan, pembangunan Frontage Flyover Unyur di Kota Serang meru­pakan langkah percepatan penanganan kemacetan yang kerap terjadi akibat perlintasan kereta api dan arus lalu lintas di jalur Kaligandu–Unyur.

Andra menjelaskan bahwa proyek frontage tersebut telah direncanakan sejak lama na­mun sempat tertunda karena persoal­an anggaran. Flyover yang diran­cang sebagai jalur alternatif ini akan memisahkan arus ken­daraan dari lintasan kereta se­hingga lalu lintas dapat berlang­sung lebih lancar dan aman.

"Rencananya sudah lama, tapi terkendala fiskal," katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh pembangunan fisik yang dilak­sanakan pemerintah daerah di Banten harus dilakukan secara terukur dan meng­uta­makan kebutuhan masyarakat. Pemprov Banten berkomitmen untuk memprioritaskan in­fra­struktur yang memberi dam­pak langsung bagi mobilitas warga.

Sumber: