BJB FEBRUARI 2026

Zakiyah Sebut 63 Desa Masih Marak BABS

Zakiyah Sebut 63 Desa Masih Marak BABS

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menandatangani kesepakatan bersama dalam menuntaskan BABS pada acara Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Koordinasi Kabupaten Kota Sehat di Hotel Aston Anyer, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang,--

Efrizal mengatakan, pihak­nya akan membangun WC atau jamban di wilayah marak BABS sebagai bagian dari upaya menghilangkan kebiasaan ini.

Kemudian melakukan pem­berdayaan terhadap RT, RW, tokoh masyarakat, dan ko­munikasi kesehatan lainnya, untuk ikut serta membantu memberikan sosialisasi ten­tang bahayanya BABS karena akan terkena penyakit.

"Membuat WC atau jamban ini anggarannya tidak kecil ya, butuh kerjasama pihak perusahaan agar mau mem­bantu melalui CSR-nya. Kemudian nanti masyarakat juga kita berikan sosialisasi, edukasi tentang bahayanya BABS ini," ujarnya.

Kata Efrizal, diare merupakan penyakit yang sering dialami masyarakat apabila masih BABS, yang penyebaran virusnya melalui kotoran menempel pada tangan lalu ke makanan yang dimakannya.

"Yang paling memungkinkan seseorang terkena penyakit akibat BABS itu diare, karena kan kotoran itu dihinggapi lalat dan lalatnya pindah ke makanan yang dimakannya," tuturnya. (agm)

Sumber: