BJB FEBRUARI 2026

Zakiyah Ajak Perempuan Aktif dalam Pembangunan

Zakiyah Ajak Perempuan Aktif dalam Pembangunan

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan penghargaan kepada seorang pegawai perempuan saat Upacara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Serang di Halaman Pendopo Bupati Serang, Selasa (21/4).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak kaum perempuan terus ber­peran aktif dan berkontribusi dalam pembangunan Kabu­paten Serang. Di samping itu, Bupati Zakiyah juga mene­kankan pentingnya kemandirian finansial dan peran orang tua dalam mendidik anak.

"Saya mengajak perempuan untuk menggali potensi diri supaya bisa mandiri secara finansial. Selain itu, orang tua khususnya kaum ibu harus terus mendampingi putra-putri, agar mereka menjadi anak yang cerdas, tidak hanya secara in­telektual, tapi juga cerdas emo­sional, sosial, dan spiritual," ujarnya kepada wartawan da­lam siaran pers.

Pernyataan itu disampaikan Zakiyah seusai menjadi Ins­pektur Upacara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Serang di Halaman Pendopo Bupati Serang, Selasa (21/4).

Zakiyah menegaskan bahwa perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini menjadi pengingat pen­tingnya meningkatkan kua­litas hidup dan peran wanita di berbagai sektor. 

"RA Kartini mengingatkan kita untuk terus semangat ber­juang, terutama dalam mening­katkan kualitas hidup khusus kaum perempuan. Berkat be­liau, hari ini perempuan bisa berkiprah di berbagai bidang, mulai dari politisi, tenaga ke­sehatan, pen­didik, hingga ber­bagai sektor lainnya," un­gkapnya.

Di sisi lain, Zakiyah menyoroti pentingnya pendidikan, mes­kipun masih ada stigma lama yang memandang perempuan hanya terkait urusan rumah tangga, yakni dapur, sumur, dan kasur. Ia menegaskan hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti belajar.

"Pendidikan tidak hanya di­dapat di bangku sekolah, tapi juga dari lingkungan. Jangan jadikan stigma 'kembali ke da­pur' sebagai alasan untuk tidak berpendidikan. Ibu yang ber­pendidikan berkualitas pasti akan melahirkan anak-anak yang berkualitas pula. Insya Allah, dengan ini harapan Indo­nesia Emas 2045 akan terwu­jud," tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Ha­mas mengatakan bahwa sema­ngat Kartini harus diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi. Perempuan memiliki kapasitas luar biasa yang dibutuhkan dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.

"Dengan tuntutan masyarakat akan layanan terbaik, diperlu­kan kolaborasi maksimal selu­ruh stakeholder, salah satunya unsur perempuan. Kami perca­ya kaum perempuan memiliki kapasitas luar biasa untuk percepatan pelayanan masya­rakat," katanya.

Najib menekankan makna filosofis "Habis Gelap Terbitlah Terang" bahwa pendidikan adalah kunci peradaban. 

"Kartini meyakini pendidikan adalah pintu gerbang mem­perbaiki peradaban. Ibu sebagai guru di rumah harus mem­berikan contoh terbaik, sehing­ga partisipasi pendidikan di masyarakat bisa meningkat," ujarnya. (tnt)

Sumber: