BJB

Libur Sekolah, SPPG Bugel Indah Lakukan General Cleaning

Libur Sekolah, SPPG Bugel Indah Lakukan General Cleaning

Pemilik SPPG Bugel Indah, Paula Theodora.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ber­lokasi di Kelurahan Bugel In­dah, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, selama masa liburan sekolah, pihak pengelola melakukan general cleaning dan perawatan rutin ter­hadap fasilitas dapur.  

"Kami melakukan general cleaning supaya kebersihan area dapur dan peralatan dapur tetap terjaga," kata  Paula Theodora, selaku pemilik SPPG Bugel Indah, saat ditemui, Kamis, 2 Juli 2026.

"Begitu nanti sekolah masuk kembali, satu hari sebelum efektif operasional dimulai, tim akan kembali melakukan pembersihan menyeluruh kem­bali sebelum mulai memasak lagi," sambungnya.

Paula yang juga anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten, mencatat saat ini terdapat lebih dari 600 dapur SPPG di bawah naungan Kadin untuk wilayah aglomerasi. "Ka­lau di  wilayah Banten sendiri total ada 14 dapur," kata Paula.

Ia menjelaskan, berdasarkan surat edaran dari BGN, selama liburan sekolah tahun ini seluruh dapur dihentikan semen­tara. Kebijakan ini juga mencakup untuk kelompok sasaran B3 (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD). "Jadi kita tidak ada operasional pendistribusian MBG (Makan Bergizi Gratis) selama masa libur sekolah," ujarnya. 

Dikatakan Paula, penutupan operasional sementara ini ber­langsung selama tiga pekan, menyesuaikan dengan masa libur sekolah hingga dimulainya tahun ajaran baru.

"Selama masa libur sekolah yang masuk kerja hanya kepala dapur, ahli gizi, akuntan, dan dua orang satpam yang berjaga secara bergantian," kata Paula.

Dapur SPPG Bugel Indah yang dikelola Yayasan Insan Bintang Cemerlang, nantinya akan kembali mendistribusikan 3.000 paket MBG untuk lima sekolah terdiri dari tiga SD Negeri dan dua SMK Swasta  serta untuk kelompok B3 di lingkungan Kelurahan Bugel Indah.

Rencananya, lanjut Paula, seluruh kegiatan pendistribusian MBG akan kembali efektif pada tanggal 13 Juli mendatang, sejalan dengan dimulainya tahun ajaran baru. 

"Nanti H-1 seluruh tim dapur akan kembali melakukan pembersihan menyeluruh sebelum mulai memasak lagi," pungkasnya.

Disinggung adanya dinamika termasuk adanya perubahan regulasi terkait pelaksanaan program MBG ke depan, Paula menyatakan kesiapannya untuk terus mematuhi re­gulasi yang ditetapkan oleh  Badan Gizi Nasional (BGN).  "Harapan saya semuanya berjalan lancar. Kami akan tetap mengikuti aturan dan regulasi terbaru dari BGN," katanya.

"Intinya kita sih taat aturan, saat ini juga secara legalitas administrasi  operasional sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutupnya. (ziz/esa)

Sumber: