BJB NOVEMBER 2025

Refleksi Satu Tahun, Capaian Program Berjalan Pemprov Banten

Refleksi Satu Tahun, Capaian Program Berjalan Pemprov Banten

PAPARKAN: Gubernur Banten Andra Soni memaparkan program berjalan Pemprov Banten dalam acara diskusi Refleksi Satu Tahun Gubernur Banten di kampus Untirta, Kabupaten Serang, Kamis (29/1).(Pemprov Banten For Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Gubernur Banten Andra Soni memaparkan beberapa capaian program yang tengah berjalan selama satu tahun sejak ia ditetapkan sebagai orang nomor satu di Banten. 

Program itu disebutkan dalam acara diskusi Refleksi Satu Tahun Gubernur Banten di kampus Untirta, Kabupaten Serang, Kamis (29/1).

Turut hadir Rektor Untirta Prof Fatah Sulaiman, Dekan Fisip Untirta Leo Agustino, anggota DPR RI Annisa Desmon Mahesa, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Anggota DPRD Provinsi Banten Taufiq Hidayat, Kepala Kantor OJK Provinsi Banten Adi Dharma, dan tamu undangan lainnya.

Andra mengatakan, sejumlah program terus dijalankan sejak ia menjadi Gubernur Banten bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, program tersebut merupakan realisasi dari janji politik saat masa kampanye dalam Pilgub Banten. 

Salah satunya, yakni program sekolah gratis tahun ajaran 2025/2026 telah menjangkau 60.705 siswa satuan pendidikan SMA/SMK/SKh di Provinsi Banten.”Alhamdulillah sebanyak 2.643 anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan pendidikan gratis di SKh swasta,” katanya.

Janji berikutnya, yaitu program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang telah menyentuh jalan desa sebanyak 61 titik jalan poros desa.”Sampai saat ini kami belum mendapat jumlah dan luas jalan desa keseluruhan, tapi program ini berjalan   dengan basis pengaduan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengaku, program Bang Andra ini berbeda dengan program pembangunan jalan di Kampung yang dikelola oleh Dinas Perkim Provinsi Banten, program ini pun telah dibangun dengan jumlah sebanyak 445 kilometer jalan lingkungan.”Program yang eksisting saat ini adalah jalan lingkungan, tapi ini berbeda konsep dengan program jalan poros desa,” jelasnya.

Tak hanya itu, di bidang transportasi, Andra mengaju telah melaunching Trans Banten. Transportasi ini dilaunching dan mulai beroperasi pada Sabtu, 4 Oktober tahun lalu.”Namanya Trans Banten, kami mencoba membangun sebuah konektifitas transportasi masal. Alhamdulillah seribu lebih masyarakat setiap harinya telah memanfaatkan program yang telah kita janjikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga telah menerapkan manajemen talenta dalam tata kelola pemerintahan sejak 2025 lalu. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam meritokrasi yang baik. ”Tentu setiap upaya ada tantangan, tapi di setiap tantangan selalu ada peluang,” jelasnya.

Ia menegaskan permasalahan pembangunan di Provinsi Banten tidak dapat diselesaikan secara instan. Prinsip pembangunan berkelanjutan menuntut perencanaan yang matang, penentuan skala prioritas, serta upaya untuk tetap mengakomodasi kepentingan masyarakat secara luas.

”Apa yang saat ini kita lakukan setidaknya menyelesaikan satu persatu permasalahan, kita membangun pondasi dan memelihara harapan,” jelasnya.

Andra Soni juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif akademisi Untirta yang menyelenggarakan seminar nasional. Ia berharap forum ilmiah ini dapat memberikan pandangan, pendapat, serta masukan independen bagi Pemprov Banten dalam memperbaiki tata kelola dan pembangunan daerah.

Sementara itu, Rektor Untirta Prof Fatah Sulaiman mengungkapkan bahwa selama satu tahun kepemimpinan Andra Soni–Dimyati, berbagai program dan kebijakan inovatif serta progresif telah dilaksanakan, di antaranya Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

”Selama satu tahun ini telah bekerja keras untuk mencapai visi dan misi, serta berkolaborasi dalam percepatan pembangunan di Provinsi Banten. Untirta siap berkolaborasi dan memberikan kontribusi terbaik demi kesejahteraan masyarakat,” paparnya. 

Sumber: