“Keterlibatan mahasiswa ITTS dalam ekosistem WordPress global bukan sekadar soal mengisi jam kuliah, melainkan bukti bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berkontribusi nyata pada teknologi yang digunakan oleh jutaan situs web di seluruh dunia,” ujar Onno dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).
Ia menambahkan, pengalaman empiris ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masa depan mahasiswa.
Melalui program WP Credits, proses belajar mengajar bertransformasi menjadi ajang pemecahan masalah secara langsung, penulisan kode (coding), hingga kolaborasi lintas budaya.
Hal ini dinilai menjadi amunisi portofolio internasional yang sangat berharga bagi karier profesional mereka kelak.
Dalam program WordPress Credits, ruang kontribusi bagi mahasiswa terbuka sangat luas.
Menurut Onno, para mahasiswa dapat memilih dan menyalurkan keahlian mereka secara fleksibel ke dalam berbagai bidang teknis.
“Mahasiswa ITTS dapat menyalurkan kemampuan pada berbagai bidang kontribusi, mulai dari pengembangan perangkat lunak (coding), desain antarmuka (UI/UX), keamanan siber, lokalisasi bahasa, hingga dokumentasi teknis,” jelasnya.
Pendekatan ini mendobrak pola pembelajaran konvensional, di mana mahasiswa dipacu untuk bergeser dari status sekadar pengguna (user) menjadi pencipta dan kontributor aktif dalam peta jalan teknologi global.