Tiga ASN Inovatif Diberi Penghargaan
PENGHARGAAN: Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (kiri) memberikan penghargaan kepada tiga ASN berprestasi saat apel hari kesadaran nasional di halaman Balai Kota, Kamis (17/9). -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Tangsel rutin memberikan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai memiliki kreativitas dan inovasi dalam menjalankan tugasnya.
Penghargaan tersebut diberikan setiap bulan melalui program ASN Berprestasi. Para ASN yang memiliki inovasi dapat mengusulkan diri melalui aplikasi layanan kepegawaian yang disediakan Pemkot Tangsel.
Pada periode Agustus 2026, Pemkot Tangsel memberikan penghargaan kepada tiga ASN berprestasi. Pertama, penghargaan diberikan kepada Nurhadi, Guru Ahli Pertama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, dengan inovasi pembelajaran Al Quran metode Al Hazini.
Kedua, Dita Uswatun Rafiah, Kepala Seksi Pemerintahan, Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Pisangan, dengan inovasi sistem monitoring biopori berbasis QR Code dan geotagging Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur.
Ketiga, Nanda Amilian Shah Iqbali, Kepala Subbagian Keuangan Dinas Perhubungan, dengan inovasi optimalisasi pengawasan dan transparansi penyelenggaraan fasilitas parkir off street melalui pemberian identitas atau tanda QR Code.
Penghargaan diberikan oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat memimpin apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Balai Kota Tangsel, Kamis (17/9) pagi.
Benyamin mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap ASN yang mampu menghasilkan inovasi dalam menjalankan tugasnya.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada tiga ASN yang berprestasi. Pada apel kesadaran nasional hari ini saya berkesempatan untuk memberikan penghargaan," ujarnya, Kamis (17/9).
Benyamin juga meminta pimpinan perangkat daerah terkait menindaklanjuti inovasi yang telah dihasilkan ketiga ASN tersebut agar tidak berhenti setelah mendapatkan penghargaan.
"Saya minta inovasi-inovasi tadi bagi atasannya, satu dari Dinas Pendidikan, satu lagi dari aparat kelurahan, satu lagi dari Dinas Perhubungan. Saya minta masing-masing kepala dinasnya untuk menindaklanjuti hasil inovasi yang bagus tadi," tambahnya.
Selain itu, Benyamin meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mencatat prestasi tersebut dalam data personal pegawai.
"Kepada Badan Kepegawaian Daerah, saya minta prestasinya dicatat dalam catatan data personal pegawai. Mungkin suatu saat orang-orang yang berprestasi seperti ini dan yang lainnya akan mendapatkan kesempatan-kesempatan terbaik, apakah untuk pendidikan, reward dan lain-lain. Dan teruslah berprestasi, teruslah berinovasi," tuturnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Tangsel Wahyudi Leksono mengatakan, program ASN Berprestasi menjadi salah satu upaya untuk menemukan pegawai yang memiliki kreativitas dan inovasi dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan kerjanya.
"Kita searching teman-teman yang punya kreativitas, inovasi di bidang kerjaannya. Kita buka di aplikasi kita, di LASIK, lalu di ASN CERDAS juga ada. Mereka tinggal daftar saja inovasinya," ujarnya.
Sumber:
