Perluasan Gedung Pasar Semi Dinilai Pemborosan

Rabu 08-07-2026,22:12 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Sejumlah ma­sya­rakat Kabupaten Lebak mem­pertanyakan rencana Pe­merintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mem­per­luas bangunan Pasar Semi Rangkasbitung. Pasalnya, ba­ngunan yang saat ini  sudah dibangun keterisiannya tidak maksimal. Akibat ke­tidaktegasan pemerintah da­lam pengelolaan  pedagang setempat.

"Keterisian bangunan seka­rang aja tidak optimal, peda­gang lebih memilih di luar dan di jalanan jualannya, malah pemkab mau bangun lagi yang baru, ini kan ngaco," kata Abdul Rohman, aktivis Lebak, kepada Tangerang Ekspres, Rabu (8/7).

Bahkan, penambahan meja tahap dua yang anggarannya mencapai Rp400 juta dari CSR, saat ini tidak terpakai dan hanya jadi sampah, sehingga hanya menghamburkan ang­garan.

"Kami melihat apakah ini perencanaan yang tidak ma­tang atau memang sengaja hanya untuk mengambil ke­untungan dari perencanaan ini," ujarnya.

Yani, Kepala Bidang Per­da­gangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperin­dag) Kabupaten Lebak men­jelaskan, terkait perluasan bangunan pasar semi  masih menunggu arahan Bupati Lebak Moch. Hasbi Jayabaya.

“Tapi jika dilihat di APBD murni sudah ada anggarannya, tapi untuk realisasinya kami menunggu arahan dari pim­pinan,” paparnya.

Jadi, kata Yani, pihaknya belum bisa memastikan apa­kah perluasan bangunan pedagang akan tetap dilakukan atau tidak.

“Masih belum fix karena infonya nanti perubahan anggaran (APBD-P), ada kemungkinan lanjut atau ada kebijakan lain,” jelas Yani.

Terpisah, Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pem­bangunan Setda Lebak, Rah­mat menuturkan, belum direalisasikannya pelebaran bangunan karena ada ke­mungkinan masuknya in­vestor.

“Iya akan ada (investor) ke situ dan memang sudah ekspose juga,” katanya. 

Rahmat membenarkan jika pemerintah daerah memang sudah menganggarkan untuk penataan lanjutan tempat baru bagi para pedagang yang sebelumnya berjualan di Jalan Sunan Kalijaga dan Jalan Tirtayasa.

“Memang di awal pengang­garan itu (anggaran) sudah ada, tapi di perjalanan ada investor mau masuk, karena rencananya akan menjadi pasar induk,” ucapnya.(fad)

Kategori :