BJB

SMPN 18 Kota Tangerang Gelar Bimtek Kompetensi Guru

SMPN 18 Kota Tangerang Gelar Bimtek Kompetensi Guru

BIMTEK: Puluhan guru SMPN 18 Kota Tangerang, tengah mengikuti Bimtek peningkatan mutu pendidikan, di ruang rapat, Selasa (7/7).(Abdul Aziz/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMP Negeri 18 Kota Tangerang yang berlokasi di Perumahan Poris Indah, Kelu­rahan Cipondoh Indah, Kecamat­an Cipondoh, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh guru, Selasa (7/7).

Pelatihan yang dikemas dalam bentuk workshop ini bertujuan untuk membekali para guru de­ngan kompetensi yang lebih mum­puni dalam menghadapi tantangan Kegiatan Belajar Meng­ajar (KBM) di masa depan.

Kepala SMP Negeri 18 Kota Ta­ngerang, Puji Priyanto mengung­kapkan,  kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah untuk memastikan kualitas pembelajar­an di lingkungan sekolah tetap terjaga dan terus berkembang.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu, kualitas para guru dalam proses belajar mengajar kedepannya. Selain itu, workshop ini menjadi wadah bagi guru untuk mencari solusi atas kendala-kendala yang mungkin dihadapi dalam proses belajar mengajar," ujar Puji Priyanto usai kegiatan.

Dikatakannya, kegiatan Bimtek ini diikuti oleh seluruh guru SMPN 18 Kota Tangerang yang berjumlah 57 orang. Puji merinci, peserta pelatihan terdiri dari 25 guru berstatus PNS dan 32 guru ber­status P3K. Menurut dia, tingginya antusiasme seluruh staf pengajar tersebut mencerminkan komitmen kuat sekolah dalam mendukung visi pendidikan di Kota Tangerang.

Puji menjelaskan, bahwa tujuan akhir dari pelatihan ini adalah terciptanya ekosistem pendidikan yang unggul di SMPN 18. Ia ber­harap, peningkatan kompetensi guru akan berbanding lurus de­ngan peningkatan prestasi sekolah, baik dari sisi pengajar maupun para siswa.

"Harapan kami ke depannya, kualitas SMP Negeri 18 semakin meningkat. Kompetensi guru yang lebih baik nantinya akan berujung pada peningkatan kua­litas dan prestasi, baik bagi guru itu sendiri maupun siswa kita," kata Puji.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan di Kota Ta­ngerang tidak dapat dipisahkan dari peran vital para guru. Oleh karena itu, pelatihan berkelanjutan seperti ini akan terus digalakkan khususnya di lingkungan SMKN 18 Kota Tangerang sebagai kunci utama dalam meningkatkan efek­tivitas pengajaran di dalam kelas.

"Peningkatan kualitas pen­di­dikan ini tentu tidak lepas dari peran para guru di dalamnya. Kami percaya bahwa kualitas mengajar yang unggul lahir dari pelatihan-pelatihan pendidikan yang terus kami upayakan seperti ini," pungkasnya.

Sementara itu, pemateri yang dihadirkan pihak sekolah, Mul­yono Sobar mengatakan, pende­katan baru dalam dunia pendi­dikan, yaitu Deep Learning atau pembelajaran mendalam.

Ia menekankan, bahwa Deep Learning mengandalkan tiga ele­men utama yang harus diterapkan oleh tenaga pendidik, diantaranya,  Mindful, yaitu proses belajar atau aktivitas yang dilakukan dengan penuh kesadaran, fokus, dan ke­hadiran mental sepenuhnya. Pe­serta didik benar-benar sadar akan apa yang sedang dipelajari, hingga dapat memahami selama proses belajar mengajar. Kemu­dian Meaningful, yang merupakan pembelajaran yang memiliki tujuan dan relevansi langsung dengan kehidupan nyata atau berdasarkan pengalaman. 

"Ilmu yang didapat bukan se­kadar teori hafalan, melainkan sesuatu yang berharga dan dapat diterapkan untuk memecahkan masalah," ujar Mulyono. 

Selain itu metode Joyful, yaitu mengubah suasana  proses belajar mengajar yang interaktif, menan­tang, dan membuat seseorang menikmati apa yang sedang dila­kukan tanpa merasa tertekan. Hal ini memicu rasa ingin tahu yang tinggi dan keterlibatan emo­sional yang positif. Menurut dia, penerapan pendekatan ini sejalan dengan kurikulum yang berlaku saat ini. 

"Kurikulum itu mensyaratkan bahwa semua sekolah harus meng­gunakan pendekatan deep learning," papar Mulyono. 

Sumber: