O2SN, Bentuk Karakter dan Mental Generasi Muda

Senin 25-05-2026,21:18 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

Berdasarkan laporan pelaksanaan, kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta didik, diantaranya, untuk kegiatan O2SN diikuti sebanyak 260 siswa SD dan 400 siswa SMP. Kemudian kegiatan FLS3N diikuti oleh 195 siswa SD dan 200 siswa SMP. Sedangkan kegiatan GSI diikuti oleh 468 peserta didik.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN jenjang SD, lanjut Herman, meliputi kids athletic, bulu tangkis, pencak silat, renang, dan senam. Sementara untuk jenjang SMP melombakan cabang renang, atletik, silat, karate, dan bulu tangkis.

Untuk bidang seni, FLS3N jenjang SD melombakan seni tari, solo vokal, pantomim, kriya, gambar bercerita, mendongeng, dan menulis cerita. 

"Untuk jenjang SMP, cabang yang dilombakan meliputi menyanyi solo, mendongeng, tari kreasi, pantomim, ansambel musik, menulis cerita, musik tradisional, dan ilustrasi," paparnya.

Ia menambahkan, Pemkot Tangerang juga memperkenalkan dua inovasi digital di bidang pendidikan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan, yaitu aplikasi SIP PAUD (Sistem Informasi Pendampingan PAUD dan PNF, yaitu Aplikasi yang digunakan untuk men­dukung pengelolaan, pen­dampingan, monitoring, serta pendataan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non-Formal (PNF), dan aplikasi CISADANE (Central Informasi Sistem Administrasi Data Edukasi Inklusif).

Platform digital yang dikembangkan ini, lanjut Herman, untuk mendukung pengelolaan data pendidikan inklusif secara terpusat, mulai dari pendataan peserta didik berkebutuhan khusus hingga monitoring layanan.

"Kedua aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan pendidikan di Kota Tangerang melalui digitalisasi administrasi, integrasi data, serta memberikan kemudahan akses informasi bagi sekolah, pendidik, dan pemerintah daerah," pung­kasnya. (ziz/esa)

Kategori :

Terpopuler