TANGERANGEKSPRES.ID, KARAWACI — Aksi percobaan bunuh diri dilakukan seorang pria paruh baya di Jembatan Sungai Cisadane, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (30/3/2026) malam berhasil digaglakan polisi. Pria tersebut diduga nekat mengakhiri hidup karena depresi akibat penyakit yang tak kunjung sembuh.
Aksi tersebut berhasil digagalkan setelah polisi bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan warga.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Muhammad Jauhari mengatakan, laporan dari masyarakat diterima polisi. Personel piket fungsi langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencegahan dan penyelamatan.
“Anggota yang tiba di lokasi langsung melakukan pendekatan persuasif dengan membujuk korban agar mengurungkan niatnya,” kata Jauhari dalam keterangannya. Selasa 31 Maret 2026.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim Damkar UPT Cibodas untuk mempercepat proses evakuasi. Setelah melalui negosiasi yang cukup menegangkan, korban akhirnya berhasil diamankan dalam kondisi selamat.
“Korban berhasil dievakuasi dengan bantuan damkar, kemudian kami amankan untuk mendapatkan pertolongan awal secara psikologis,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial Z (59), seorang wiraswasta warga Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Kepada petugas, ia mengaku mengalami tekanan mental akibat penyakit asam lambung yang dideritanya tidak kunjung membaik.
“Korban merasa tertekan secara psikis karena sakit yang dialaminya tidak sembuh-sembuh,” ungkap Jauhari.
Setelah berhasil diselamatkan, korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lanjutan, baik dari sisi medis maupun pendampingan psikologis.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi orang-orang di sekitar, terutama mereka yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau mengalami tekanan mental.
“Segera laporkan jika melihat orang yang membutuhkan pertolongan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan bahwa bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan persoalan hidup. Setiap masalah selalu memiliki jalan keluar, dan bantuan bisa dicari melalui keluarga, tenaga medis, tokoh masyarakat, maupun layanan konseling profesional.
Jika Anda atau orang di sekitar mengalami tekanan mental, jangan ragu untuk mencari bantuan dan berbicara dengan orang yang dipercaya, karena selalu ada harapan dan pertolongan. (din)