BJB FEBRUARI 2026

Sekda Minta Tingkatkan Sosialisasi Penggunaan Hasil Pajak

Sekda Minta Tingkatkan Sosialisasi Penggunaan Hasil Pajak

Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, bersama jajaran lainnya meluncurkan aplikasi Samsat Ceria di Hotel Aston Kota Serang, Selasa (31/3). (SYIROJUL UMAM/TANGERANG EKSPRES)--

SERANG — Sekda Banten, Deden Apriandhi meminta kepada selu­ruh Samsat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan sosialisasi penggunaan hasil perolehan pajak. Sebab hal itu diyakini akan me­ningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.

Hal itu diungkapkan dalam sam­butan acara Launching Aplikasi Samsat Ceria yang diselenggarakan di Hotel Aston Kota Serang, Selasa (31/3).

Deden mengatakan, kesadaran masyarakat dalam membayar pa­jak merupakan salah satu ken­dala dalam meningkatkan pajak di Provinsi Banten. 

Bahkan kehadiran aplikasi layan­an perpajakan dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan jika tidak dibarengi dengan upaya edukasi masif kepada masyarakat.

"Aplikasi apapun kalau tidak berhasil memberikan pengetahuan membayar pajak itu akan per­cuma," katanya. 

Maka dari itu, ia meminta Samsat dan instansi terkait diminta untuk lebih proaktif memberikan infor­masi langsung kepada masyarakat. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penggunaan teknologi sederhana namun efektif, seperti pengingat melalui SMS atau notifikasi digital lainnya yang tidak memakan biaya besar.

"Itukan tidak mahal seperti SMS, maka masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat," ung­kap­nya.

Menurut Deden, isu transparansi penggunaan uang pajak menjadi poin kritis. Penyampaian hasil pembangunan yang bersumber dari pajak secara visual dan terbuka diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik, sehingga masyarakat secara sukarela ber­bon­dong-bondong membayar pajak.

"Kita harus informasikan kepada masyarakat yang semakin kritis ini: duit pajak dijadikan apa? Di daerah lain, ada fenomena ma­syarakat enggan membayar pajak karena mereka tidak tahu larinya uang tersebut ke mana," tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta kepada pemerintah daerah untuk rutin menyampaikan pesan ten­tang kewajiban pajak saat meng­hadiri acara penting termasuk keagamaan. 

Seperti pajak yang dibayarkan akan digunakan untuk pemba­ngunan di Provinsi Banten, melalui pendidikan, infrastruktur jalan, dan pelayanan kesehatan.

"Contoh pajak PKB Rp2,6 triliun itu habis untuk sekolah gratis, pembangunan jalan, pelayanan kesehatan, sektor pertanian dan sebagainya. Jadi semuanya diba­likan lagi untuk masyarakat mes­ki­pun melalui program," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah, mengatakan aplikasi Samsat Ceria merupakan aplikasi layanan pajak kendaraan bermotor berbasis digital yang diluncurkan oleh Bapenda Banten untuk memu­dahkan pembayaran pajak tahunan dan pengesahan STNK.

"Samsat Ceria ini merupakan bagian dari apa yang kami harap­kan, dalam rangka pendekatan pelayanan kepada masyarakat. Tentu ini merupakan hal yang bisa lebih efisien untuk masyarakat yang berdampak positif juga untuk agar masyarakat mendapatkan cara yang lebih mudah dan lebih cepat dalam membayar pajak," katanya. 

Sumber: