BJB FEBRUARI 2026

BRI Catat Pembiayaan Kredit Rumah Rp 206,8 Miliar, Siap Dukung Program 3 Juta Rumah

BRI Catat Pembiayaan Kredit Rumah Rp 206,8 Miliar, Siap Dukung Program 3 Juta Rumah

--

TANGERANGEKSPRES.CO.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembiayaan perumahan nasional. 

Hingga 30 Maret 2026, BRI telah membukukan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp206,8 miliar untuk 285 nasabah.

Capaian tersebut disampaikan Direktur Konsumer BRI, Aris Hartanto, dalam kegiatan sosialisasi program pembiayaan perumahan nasional yang dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian dan Gubernur Banten Andra Soni yang digelar di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (30/3).

Aris mengungkapkan, realisasi tersebut mengalami peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan kegiatan serupa tahun sebelumnya yang mencatatkan nilai Rp150 miliar. 

"Bahwa hari ini kami laporkan BRI telah membooking Rp206,8 miliar untuk 285 nasabah. Ini meningkat sekitar 30 persen dari tahun lalu,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dorongan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, yang terus menantang perbankan, termasuk BRI, agar lebih aktif dalam mendukung penyaluran pembiayaan perumahan.

Lebih lanjut, Aris menegaskan bahwa BRI memandang program 3 juta rumah tidak hanya sebatas penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga sebagai upaya strategis dalam menggerakkan perekonomian, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Program ini memiliki multiplier effect yang luar biasa. Satu rumah yang dibangun melibatkan banyak pihak, mulai dari kontraktor, toko bangunan, hingga pekerja harian. Ini menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang luas,” jelasnya.

Sebagai bagian dari BRI Group, lanjut Aris, pihaknya juga mengoptimalkan peran holding ultra mikro yang mencakup PT Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani. 

Melalui sinergi ini, BRI berupaya memperluas akses pembiayaan inklusif bagi masyarakat MBR.

“Kami ingin memastikan akses pembiayaan ke BRI, Pegadaian, dan PNM semakin mudah dijangkau, sehingga inklusivitas keuangan dapat terus meningkat,” tambahnya.

Aris juga menyadari bahwa program perumahan nasional merupakan program yang penuh tantangan. Namun, ia optimistis dengan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, program tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami yakin program yang memiliki tujuan mulia ini dapat direalisasikan secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Regional CEO BRI Region 8 Jakarta 3, Moh. Suratin, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah strategis BRI pusat dalam mendorong pembiayaan perumahan nasional.

Sumber: