Bahkan cadangan pangan ini dipastikan tersedia hingga bulan Ramadan mendatang, dimana biasanya terjadi permintaan yang cukup banyak pada momen hari besar tersebut.
Terlebih CPP ini juga diperkuat dengan panen yang mulai berlangsung seperti di Kabupaten Pandeglang.
"Kalau melihat kondisi saat ini, insyaallah stok pangan kita aman, apalagi di beberapa daerah sudah mulai panen kembali dan saat puasa kita panen raya kembali,"
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, luas panen meningkat sebesar 16,76 persen. Jika sebelumnya luas lahan tercatat di angka 299.000 hektare, pada tahun 2025 luas tersebut meluas menjadi 349.228 hektar.
"Alhamdulillah luas panen Banten tahun 2025 meningkat 16,76 persen menjadi 349.228 hektare," katanya.
Ia menuturkan, peningkatan luas lahan ini berbanding lurus dengan hasil produksi. Produksi padi di Banten yang pada tahun 2024 berada di angka 1,5 juta ton, melonjak tinggi sebesar 16,84 persen menjadi 1,8 juta ton pada tahun 2025.
Kabupaten Pandeglang masih menjadi kontributor tertinggi dengan sumbangan sebesar 30,81 persen dari total hasil produksi, diikuti oleh Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.
"Artinya, kita mengalami surplus atau kenaikan sebanyak 261 ribu ton di tahun 2025. Ini adalah hasil kerja keras bersama," paparnya. (mam)