BJB

Porseni SMP Jaring Bibit Seni Tangerang

Porseni SMP Jaring Bibit Seni Tangerang

Peserta lomba Pantun Battle dari SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 21 tengah pentas unjuk kebolehan dalam ajang Porseni di pelataran SMP Negeri 6 Kota Tangerang, Senin, 31 Agustus 2026.(Abdul Aziz/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Ta­ngerang melalui Dinas Pen­didikan menggelar Pekan Olah­raga dan Seni (Porseni) jenjang SMP di pelataran SMP Negeri 6 Kota Tangerang, Senin, 31 Agustus 2026.

Kegiatan yang dilangsungkan hanya sehari tersebut sebagai wadah untuk mencari bakat dan kreatifitas serta pengem­bangan talenta pelajar di bidang seni.

Dalam ajang tersebut yang mempertandingkan tiga mata lomba seni, yakni melukis, pan­tun battle, dan vokal grup. Para siswa diberikan ruang untuk menunjukkan kemam­puan dan kreativitas mereka melalui kompetisi.

Salah satu dewan juri, Prof Agus Suleman menilai, ajang ini tidak hanya sekadar kom­petisi, tetapi juga wadah penting dalam membentuk karakter serta mengasah kemampuan berpikir kritis (critical thinking) para peserta didik.

Menurut Prof Agus, pelak­sanaan Porseni tahun ini ber­jalan dengan sangat luar biasa dan sukses menarik antusiasme tinggi dari seluruh pihak yang terlibat, mulai dari juri, peserta, hingga guru pendamping.

”Kegiatan ini sangat bagus sekali untuk prestasi-prestasi siswa, terutama dalam bidang seni,” ujar Prof Agus saat ditemui usai kegiatan.

”Kreativitas ini bisa mem­ba­ngun kompetensi para siswa dalam berkreasi dan mengem­bangkan critical thinking-nya,” sambungnya.

Ia juga menyoroti atmosfer sportif yang tercipta di arena perlombaan dari tiga kategori yang dipertandingkan. Seluruh peserta menunjukkan sikap saling mendukung yang tinggi.

”Tadi kita lihat mereka seluruh peserta saling memberikan se­mangat, apalagi para guru pendampingnya,” ungkapnya.

Agus menekankan peran aktif setiap sekolah dalam menye­diakan ruang ekspresi yang lebih luas bagi para siswanya. Ia mendorong sekolah-sekolah untuk lebih sering mengadakan kegiatan dan kompetisi seni secara internal. ”Rutinitas latih­an dan perlom­baan di internal sekolah akan memunculkan bakat-bakat baru yang siap didelegasikan ke ajang yang lebih tinggi,” kata Agus.

Ia berpesan, kedepannya, ke­ikutsertaan siswa dalam lom­ba Porseni tidak hanya se­ka­dar berprinsip ”yang penting dapat tampil”, melainkan benar-benar berorientasi pada per­siapan matang dan kualitas penampilan. Hal itu guna meng­gali prestasi pelajar Kota Tangerang, khususnya di bidang seni, dapat terus berkembang dan berdaya saing tinggi.(ziz)

Sumber: