Warga Karangsari Dilatih Teknik Mencukur Rambut
Para peserta pelatihan foto bersama usai pemberian sertifikat, di Aula Kelurahan Karangsari, Kota Tangerang, Jumat (28/8).-Dhuyuf/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, NEGLASARI — Sebanyak 15 peserta Pelatihan Teknik Dasar Mencukur Rambut di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, dinyatakan lulus dan menerima sertifikat setelah mengikuti rangkaian pelatihan selama 15 hari, Jumat (28/8).
Pelatihan yang digelar pada 12-27 Agustus 2026 tersebut merupakan program pemberdayaan masyarakat hasil kolaborasi Kelurahan Karangsari, Karang Taruna Karangsari dan AirNav Indonesia. Selain mendapatkan keterampilan dasar barber, para peserta juga mengikuti uji kompetensi profesi barber yang difasilitasi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Lurah Karangsari, Sech Muhamad Rasad, mengatakan dari 16 peserta yang mengikuti pelatihan sejak awal, sebanyak 15 orang berhasil mengikuti kegiatan hingga tahap akhir dan mendapatkan sertifikat. Satu peserta tidak melanjutkan pelatihan karena harus bekerja.
"Sebanyak 15," ujar Sech saat diwawancarai Tangerang Ekspres mengenai jumlah peserta yang menerima sertifikat, Jumat (28/8).
Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang memberikan bekal keterampilan kepada masyarakat agar memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian.
"Ini salah satunya kolaborasi kita dengan pihak AirNav untuk memberikan kemampuan dari masing-masing individu warga kita. Dengan cara ini saya rasa warga akan lebih fleksibel dalam proses pencarian dan peningkatan secara ekonomi," katanya.
Sementara itu, Ketua Go Kursus Indonesia sekaligus coach dan master instruktur pelatihan, Ferry Diansyah, menjelaskan kegiatan berlangsung mulai 12 hingga 26 Agustus 2026. Kemudian pada 27 Agustus, peserta mengikuti uji kompetensi BNSP untuk profesi barber.
Materi yang diberikan mencakup fundamental barber, pengenalan dan penggunaan alat, penataan peralatan, etika dan sikap kerja, hingga keterampilan dasar mencukur.
"Jadi mereka itu dari fundamental barber, dari pengenalan alat, cara penggunaan alat, cara bagaimana mereka mengaplikasikan peralatan kepada model," jelas Ferry.
Peserta juga mendapat praktik langsung menggunakan model manusia, sehingga tidak hanya memahami teori tetapi turut mengasah kemampuan mencukur secara langsung.
Selain sertifikat, peserta dibekali satu paket peralatan barber yang terdiri dari aneka sisir, sikat, clipper hingga gunting. Bekal tersebut diharapkan dapat digunakan peserta untuk terus berlatih sekaligus menjadi modal awal membuka peluang usaha.
Ferry berharap peserta tidak berhenti mengasah kemampuan setelah pelatihan berakhir. Mereka didorong untuk terus berlatih di lingkungan masing-masing dan mencari pengalaman kerja sebelum membuka usaha pangkas rambut sendiri.
"Harapannya ke depannya mereka bisa berkelanjutan, tidak berhenti sampai di sini. Mereka bisa terus mengasah diri, terus belajar dan praktik di rumah atau di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Ketua Karang Taruna Karangsari, Dzikri, menambahkan program tersebut merupakan bagian dari komitmen Karang Taruna dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi dan keterampilan kerja.
Sumber:


