BJB

Pemkab Lebak Belajar Tata Kelola Pelayanan Publik ke Sumedang

Pemkab Lebak Belajar Tata Kelola Pelayanan Publik ke Sumedang

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah bersama rombongan saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumedang. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah melakukan kun­jungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Sumedang guna mempelajari tata kelola pro­gram Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Penge­lolaan Pajak Daerah berbasis digital ke Sumedang Comand Center Sekretariat Daerah, Kabupaten Sumedang, be­berapa waktu lalu.

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah mengatakan, Kabu­paten Sumedang dijadikan studi tiru karena mereka telah berhasil mengintegrasikan program strategis nasional seperti MBG dan KDMP ber­basis digital ke dalam Sume­dang Comand Center, langkah tersebut mempermudah pe­merintah daerah untuk mela­lukan pengendalian dan pe­ngawasan dengan efesien dan akuntabel. 

“Sumedang Comand Center (SCC) ini digunakan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang saat ini telah terapkan untuk MBG, KDMP, dan Digitalisasi Pajak. Saat ini yang sudah berjalan yaitu di MBG, jadi bisa lihat langsung kesesuaian menu antara SPPG dan penerima, pengadaan bahan baku me­lalui suplaier lokal, serta adu­an-aduan masyarakat. Selain itu juga mereka mengem­bangkan untuk KDMP, pajak juga mereka sudah inte­gra­sikan dengan SCC ini,” kata Amir Hamzah, kepada war­tawan di Rangkasbitung, ke­marin.

Menurut Amir, Pemkab Le­bak tertarik untuk meng­adopsi pengelolaan program strategis nasional MBG, KDMP, dan program dari masing - masing SKPD melalui Su­me­dang Comand Center tersebut. 

“Melihat bagaimana efe­siensi untuk melalukan pe­ngen­dalian dan pe­ngawasan terha­dap program strategis nasional dan SKPD kami ingin meniru untuk kami terapkan di Lebak, sehingga kami bisa meng­efesiensikan waktu melalukan controling,” ujarnya.

Imam Rismahayadin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ka­bupaten Lebak mengaku, sis­tem yang digunakan Pem­kab Sumedang bagus untuk diterapkan di Lebak, khusus­nya pengelolaan pangan lokal untuk program MBG dan KDMP. 

”Sumberdaya alam kita sa­ngat memungkin, asalkan kita semua bisa kerjasama yang baik,” ucapnya. (fad)

Sumber: