Festival Cisadana Bakal Berkonsep Segmentasi, Digelar Pekan Depan
Bantaran Sungai Cisadane, Jalan Benteng Jaya, Kota Tangerang yang akan dijadikan tempat Festival Cisadane 2026 pada Rabu-Minggu (22-26/7). -Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memastikan Festival Cisadane 2026 akan kembali digelar pada Rabu-Minggu (22-26/7) di kawasan Bantaran Sungai Cisadane, Jalan Benteng Jaya, Kota Tangerang.
Dengan mengusung konsep yang lebih tersegmentasi, festival tahun ini diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi masyarakat sekaligus memperkuat promosi seni, budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.
Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan Festival Cisadane tahun ini akan berlangsung selama lima hari dengan penataan kawasan yang lebih tertib melalui pembagian zona kegiatan.
Menurutnya, konsep baru tersebut diwujudkan dengan membagi setiap stan dan area kegiatan berdasarkan segmennya. Nantinya akan tersedia zona khusus UMKM, ruang inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pameran kecamatan, area perguruan tinggi dan akademisi, serta stan komunitas, seniman, dan budayawan.
"Tahun ini kami mengusung konsep yang lebih tersegmentasi sehingga masyarakat bisa menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman. Setiap stan akan dibagi berdasarkan kategori, mulai dari UMKM, inovasi OPD, kecamatan, perguruan tinggi hingga komunitas," ujarnya saat dihubungi oleh TANGERANGEKSPRES.ID, Senin (13/7)
Selain menghadirkan penataan kawasan yang lebih baik, kata dia, Festival Cisadane tahun ini tetap menyuguhkan beragam atraksi seni dan budaya yang menjadi identitas acara. Berbagai pertunjukan budaya, pameran ekonomi kreatif, bazar UMKM, hingga pameran inovasi dari OPD, kecamatan, dan akademisi akan menjadi bagian dari rangkaian festival selama lima hari.
Sementara itu, dari sektor olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang kembali menggelar perlombaan Perahu Naga yang menjadi salah satu ikon Festival Cisadane. Selain itu, akan diselenggarakan kompetisi kayak dan kano, serta berbagai perlombaan lain seperti senam, modern dance, hingga lomba band yang melibatkan komunitas olahraga dan kreatif di Kota Tangerang.
Rangkaian pembukaan dan penutupan festival juga akan dikemas lebih meriah dengan menghadirkan pertunjukan tari kolosal, atraksi flying jet di atas Sungai Cisadane, pesta kembang api, serta tata cahaya yang akan mempercantik kawasan bantaran sungai.
Dikatakannya, tidak hanya berfokus pada hiburan, Festival Cisadane 2026 juga membawa pesan edukasi mengenai pelestarian lingkungan. Disbudpar bersama berbagai komunitas akan mengajak masyarakat menjaga kebersihan Sungai Cisadane melalui aksi bersih-bersih sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem sungai.
"Kami juga mengampanyekan aksi bersih-bersih di Sungai Cisadane untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan ekosistem di Sungai Cisadane," katanya.
Lebih lanjut, kata dia, Disbudpar Kota Tangerang optimistis penyelenggaraan tahun ini akan mampu menarik lebih banyak pengunjung dibandingkan Festival Cisadane 2025 yang berhasil mencatat sekitar 86 ribu pengunjung.
"Tahun ini, pemerintah berharap antusiasme masyarakat semakin tinggi selama lima hari pelaksanaan festival, sehingga melebihi angka pengunjung di tahun lalu," pungkasnya. (mg-9/esa)
Sumber:

