BJB

MBG Libur, Harga Sembako di Pasar Tradisional Turun

MBG Libur, Harga Sembako di Pasar Tradisional Turun

Penjual sayuran di Pasar Rangkasbitung saat melayani pembeli, Senin (29/6). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

LEBAK — Harga sejumlah bahan pokok (sembako) di pasar tradisional Kabupaten Lebak mengalami penurunan dalam kurun waktu beberapa waktu ini. Penurunan tersebut disi­nyalir karena program Ma­kan Bergizi Gratis (MBG) yang ber­henti sementara wak­tu se­lama masa libur panjang sekolah.

Erna, salah seorang peda­gang di Pasar Rangkasbitung membe­narkan jika harga be­berapa komoditas mengalami penu­runan sejak beberapa hari ter­akhir. Menurutnya, kondisi ter­sebut mulai terasa sejak Pro­gram MBG berhenti semen­tara selama masa libur sekolah.

"Harga ayam potong seka­rang Rp 32 ribu perkilogram, yang sebelumnya Rp 38-40 ribu perkilogram, dan penu­runan harga ini terjadi setelah distribusi MBG berhenti sela libur sekolah," katanya kepada wartawan, Senin (29/6).

Selain ayam potong, sejum­lah sayuran, telur dan kebu­tuhan pokok lainnya turun drastis. Seperti telur yang biasanya diharga Rp 33-35 ribu perkilogram saat ini di pasaran Rp 25 ribu. 

"Iya mungkin karena akibat program MBG berhenti se­men­tara dan pasokan melim­pah, hingga membuat harga sembako banyak yang turun," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang pedagang warung kelontong dan sayur, Sumi, warga Rangkasbitung Timur. Begitu MBG berhenti ber­ope­rasi karena libur panjang se­kolah, harga kebutuhan po­kok di pasar turun drastis. Mulai dari ayam, telur, sayur­an, bumbu dan lain sebagai­nya.

"Cabe kriting sekarang kita bisa jual ecer 1/4 10 ribu, yang sebelumnya Rp 20 ribu, begitu juga bawang merah dan putih sekarang mellimpah," pa­parnya.

Terpisah, Yani, Kepala Bi­dang Perdagangan Dinas Pe­rindustrian (Disperindag) Lebak saat dimintai keterangan melalui sambungan telepon enggan menjawab.

"Maaf lagi ada acara," ucap­nya singkat.(fad)

Sumber: