Wamendagri Bima Arya Apresiasi Penataan Royal Baroe
WAWANCARA: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat mengunjungi Pemkot Serang, Rabu (20/5). (Aldi Alpian Indra/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi penataan Royal Baroe yang dilakukan Pemkot Tangsel. Hal itu disampaikan Bima Arya saat mengunjungi Pemkot Serang, Rabu (20/5).
Sebagai informasi, kunjungan ini, dilakukan Bima Arya untuk mendampingi kepala daerah sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di daerah.
Dalam kesempatan ini, Bima Arya juga mendorong Pemerintah Kota Serang untuk memperkuat sumber pendapatan daerah guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kapasitas fiskal daerah.
Menurutnya, Kota Serang memiliki banyak potensi pendapatan yang masih bisa dioptimalkan, mulai dari pengelolaan aset, sektor parkir, hingga kerja sama dengan pihak swasta.
“Pak Wali Kota harus terus mencari sumber-sumber pendanaan alternatif untuk pembangunan. Bisa melalui kerja sama dengan swasta, pemanfaatan aset, maupun melihat kebocoran-kebocoran yang bisa ditambal dan ditingkatkan pendapatannya,” ujar Bima Arya, Rabu, (20/5).
Ia menilai langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota Serang sudah mulai terlihat, terutama dalam penataan kota dan penguatan tata kelola pemerintahan. Namun, ia mengingatkan agar efisiensi anggaran dilakukan secara konsisten hingga ke unit terkecil.
“Saya melihat langkah-langkah perbaikan sudah dilakukan oleh Pak Wali Kota. Efisiensi ini harus terus disisir sampai satuan yang terkecil, jangan sampai kecolongan,” katanya.
Dalam kunjungannya, Bima Arya juga meninjau kawasan Royal untuk melihat langsung berbagai persoalan sekaligus peluang pengembangan kawasan tersebut sebagai bagian dari penataan kota.
Selain itu, ia menyoroti persoalan aset antara Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kabupaten Serang yang hingga kini masih beririsan. Menurutnya, Kemendagri siap memfasilitasi kedua daerah agar tercapai kesepakatan terkait penggunaan dan pemanfaatan aset. “Kami akan bantu fasilitasi supaya ada titik temu antara kabupaten dan kota terkait penggunaan maupun pemanfaatan aset,” ucapnya.
Bima Arya juga memastikan pemerintah pusat siap menjembatani kebutuhan daerah dengan kementerian terkait, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. “Kalau daerah membutuhkan dukungan di sektor kesehatan, pendidikan maupun infrastruktur, nanti akan kami fasilitasi dengan kementerian terkait,” jelasnya.
Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa Kementerian Dalam Negeri memiliki dana insentif fiskal sekitar Rp1 triliun per tahun yang diberikan kepada daerah berdasarkan capaian kinerja tertentu.
Menurutnya, daerah berpeluang mendapatkan tambahan anggaran hingga sekitar Rp3 miliar apabila memenuhi indikator penilaian seperti penanganan stunting, kemiskinan, pengangguran, hingga kemampuan mencari sumber pendanaan alternatif. “Daerah yang memiliki prestasi dan capaian yang baik akan diberikan apresiasi berupa dana insentif fiskal,” tandasnya.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengaku termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintah daerah bersama seluruh OPD.
Menurut Budi, kunjungan Wamendagri menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan dan pelayanan di daerah. “Alhamdulillah, beliau datang langsung ingin melihat, karena beliau adalah pembina seluruh kepala daerah se-Indonesia,” ujar Budi.
Sumber:

