BJB FEBRUARI 2026

Seba Baduy akan Disulap Jadi Etalase Budaya Kelas Dunia

Seba Baduy akan Disulap Jadi Etalase Budaya Kelas Dunia

WAWANCARA: Sekda Banten, Deden Apriandhi, saat diwawancarai awak media, belum lama ini.(Pemprov Banten For Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemprov Banten berencana menyulap tradisi tahunan Seba Baduy 2026, menjadi ritual adat yang memiliki etalase budaya kelas dunia sekaligus motor penggerak ekonomi lokal.

Hal ini didorong dengan rencana 12 Duta Besar dari berbagai negara yang dijadwalkan hadir untuk menyaksikan langsung kearifan lokal masyarakat Kanekes.

Sekda Banten, Deden Apriandhi, mengatakan, kehadiran para diplomat mancanegara ini merupakan peluang emas untuk memperkenalkan Banten ke panggung internasional.”Kami ingin masyarakat yang datang tidak hanya menjadi penonton, tapi juga terlibat dalam perputaran ekonomi dengan membeli produk unggulan UMKM kita,” katanya.

Maka dari itu, ia meminta penguatan sektor ekonomi melalui pelibatan UMKM akan menjadi sasaran dalam mempromosikan produk lokal.

Deden menjelaskan, persiapan kegiatan Seba Baduy 2026 diklaim telah dilakukan secara maksimal dan bertahap melalui serangkaian rapat koordinasi yang kini memasuki tahap pematangan.”Alhamdulillah kita sudah empat kali rapat, dan berbagai persiapan sudah kita petakan. Harapannya kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Banten,” terangnya.

Ia menyebut akan ada sekitar 2.000 masyarakat Baduy dari Desa Kanekes yang mengikuti prosesi adat Seba Baduy dengan berjalan menuju Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten.

Menurut Deden, secara konsep kegiatan tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Namun, tahun ini pemerintah memberi perhatian lebih pada aspek teknis, khususnya penataan dan alur pelaksanaan agar lebih tertib dan nyaman.”Tahun ini kita fokus pada penataan dan alur acara agar lebih rapi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, mengatakan bahwa sebagian diplomat telah mengonfirmasi kehadiran pada acara yang dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026. ”Untuk saat ini yang sudah konfirmasi hadir di antaranya dari Belarus, Iran, Palestina, Bosnia, Suriah, dan Rusia. Sisanya masih menunggu konfirmasi,” katanya.

Ia menilai kehadiran para duta besar tersebut menjadi peluang strategis untuk memperluas promosi budaya Banten ke tingkat global.”Ini menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya Banten ke dunia internasional,” paparnya.(mam)

Sumber: